Komandan Kontingen Indonesia Harry Warganegara Bicara Kedaulatan Pangan

Komandan Kontingen Indonesia (Chief de Mission) SEA Games 2019 yang juga Direktur Utama PT Berdikari (Persero) Harry Warganegara bersama Dr. Anggawira, M.M., Wakil Ketua Umum HIPMI dan anggota Komite Investasi BKPM

Jakarta, Sumselupdate.com — Komandan Kontingen Indonesia (Chief de Mission) SEA Games 2019 Harry Warganegara telah resmi menjadi Direktur Utama PT Berdikari (Persero) pada April 2020 kemarin. Perusahaan ini merupakan satu-satunya BUMN Peternakan di Indonesia.

Dengan latar belakang pendidikan sarjana di bidang Business Management & Finance dari City University of New York dan pengalaman di berbagai sektor industri, pria berkacamata ini dianggap paling mumpuni untuk masa depan kedaulatan pangan bangsa ini.

Bacaan Lainnya

Sebelumnya, Harry sudah berpengalaman memimpin Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Sulawesi Barat, yaitu PT Sulbar Group pada periode 2010-2013. Beliau juga merupakan salah satu pendiri di perusahaan tersebut. Sebelum resmi menjabat di PT Berdikari di bulan April kemarin, Harry masih aktif sebagai Presiden Commissioner di PT. Krakatau National Resources. Banyak pengalaman profesional penuh cerita dari sosok pria asal Palembang ini. Sosoknya pun dikupas lebih dalam pada podcast di channel YouTube ‘Ayo Jadi Pengusaha’, Agustus 2020.

Dalam podcast yang dipandu oleh Dr. Anggawira, M.M., Wakil Ketua Umum HIPMI dan anggota Komite Investasi BKPM, Harry juga bercerita tentang kehidupan pribadinya, khususnya dalam pengalaman berorganisasi. Ia sempat bergabung di HIPMI dan juga Kadin. Pada 2015, ia juga terjun ke bidang olahraga, diawali dengan mendampingi CdM Kontingen Indonesia di Olimpiade Rio de Janeiro 2016. Tiga tahun kemudian, ia lah yang ditunjuk menjadi Chief de Mission (CdM) atau Komandan Kontingen Indonesia di SEA Games 2019. Setelah itu, beliau ditunjuk sebagai Presiden Komisaris PT Krakatau National Resources, sebelum akhirnya menjabat di PT Berdikari.

“Alhamdulillah saya ditunjuk baru April kemarin, dan Juni ini holding sudah tidak mengalami kredit macet lagi. tinggal satu anak usaha yang masih perlu support dan alhamdulillah tiga anak usaha lainnya sudah terbantu dan sekarang telah berjalan dengan lancar. Mudah-mudahan akhir tahun satu anak usaha tersebut sudah oke, sehingga tahun depan tidak tersendat dan kita bisa lebih cepat lagi larinya. Saya pun termotivasi karena melihat kondisi Berdikari ini yang sebelumnya butuh perhatian lebih,” ujar pria asal Palembang tersebut di channel ‘Ayo Jadi Pengusaha’ pada (31/8/20).

Di awal kepemimpinannya, Harry melihat banyak kandang besar yang kosong melompong karena tidak ada satu sapi pun di sana. Ia pun melakukan perombakan besar-besaran dalam manajemen perusahaan. Dengan gagasan-gagasan cemerlangnya, Harry meningkatkan jumlah hasil ternak dari PT Berdikari, sehingga perusahaan ini dapat menyuplai ke peternakan-peternakan lain di Lebak, Tasik, Pasuruan, Semarang, Malang, dan lainnya. Kesuksesannya dalam leadership menurutnya tak lepas dari pengalamannya di HIPMI.

“Saya masuk HIPMI ini 2002, setelah saya masuk HIPMI perjalanan saya berubah. Boleh dikatakan saya menemukan relasi yang sangat luas, khususnya ketika kita menginisiasi ASEAN. Jadi, pengalaman berorganisasi di HIPMI membuat saya sering bertemu orang-orang hebat yang berkontribusi pengalamannya dan ilmunya untuk memenuhi Badan Usaha Milik Negara.” ujar mantan Presiden Direktur Menara Imperium Jakarta tersebut.

Ayo Jadi Pengusaha adalah gerakan yang lahir dari semangat pengabdian masyarakat untuk mencapai kesejahteraan bangsa. Gerakan yang diprakarsai oleh Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) ini bertujuan untuk merespon masalah ekonomi di Indonesia dengan menghadirkan platform pelatihan kewirausahaan secara offline dan online demi meningkatkan jumlah pengusaha di Indonesia.(rel)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.