KKP-RI Siapkan Muaraenim Pionir Pengembangan Perikanan Air Tawar Terdepan di Sumsel

Selasa, 28 Juli 2020
Kunjungan Pemkab Muaraenim ke Kementerian Kelautan dan Perikanan RI di Jakarta.

Jakarta, Sumselupdate.com – Demi meningkatkan potensi budidaya perikanan daerah, Senin (27/7/2020) Pemerintah Kabupaten Muaraenim melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (KKP-RI) di Jakarta.

Tim yang dipimpin oleh Plt Bupati H Juarsah, SH, dengan didampingi Asisten Bidang Perekononian dan Pembangunan, Amrullah Jamaluddin, SE, ini diterima langsung oleh Menteri KKP-RI, Edhy Prabowo, di Gedung Mina Bahari IV Lantai 16, kantor pusat KKP-RI, Jakarta Pusat.

Read More

Dalam pertemuan tersebut dibahas tentang pembangunan perikanan yang berkelanjutan di Kabupaten Muaraenim dan rencana menjadikan Bumi Serasan Sekundang sebagai pionir pengembangan perikanan air tawar di Sumatera Selatan.

Dalam arahannya, menteri kelahiran Tanjung Enim ini sangat mendukung pengembangan potensi perikanan di Kabupaten Muaraenim, terutama jika dipadukan dengan pengembangan konsep pariwisata kerakyatan yang sedang digalakkan Kabupaten Muaraenim.

Dirinya mengaku paham betul dengan potensi yang ada di tanah kelahirannya tersebut, terutama di Kecamatan Panang Enim dengan Air Terjun Curup Tenang dan Kecamatan Muara Belida dengan Sungai Musinya yang menurutnya sangat cocok dikembangkan sebagai Kampung Perikanan, khususnya budidaya perikanan air tawar.

“Kita bertekad akan mendukung program-program pembangunan di Kabupaten Muaraenim terutama di bidang perikanan,” ungkap Edi.

Lanjut Edi, meskipun Muaraenim tidak memiliki wilayah laut, namun di sektor perikanan air tawar, Kabupaten Muaraenim dinilai sangat unggul dan berpotensi.

“Paling tidak produksi perikanan air tawar Kabupaten Muaraenim saat ini sudah di atas 10 ribu ton pertahun sehingga pantas dijadikan sebagai pionir budidaya perikanan air tawar terdepan di Provinsi Sumatera Selatan,” ujarnya.

Sementara itu Plt Bupati Muaraenim mengucapkan terima kasih atas dukungan dari Menteri KKP-RI. Dirinya menyampaikan bahwa peningkatan budidaya perikanan merupakan bagian dari program kerjanya demi mencapai visi Kabupaten Muaraenim #Merakyat untuk rakyat yang agamis, berdaya saing, mandiri, sehat dan sejahtera.

“Untuk itu Pemkab Muaraenim telah mengonsep Balai Benih Ikan Talang Pangeran di Desa Bedegung, Kecamatan Panang Enim sebagai pusat eduwisata sekaligus sentra produksi induk ikan mas dan ikan nila di Kabupaten Muaraenim,” terang Juarsah.

Kemudian Juarsah mengatakan Kecamatan Muara Belida juga dijadikan sebagai pusat penelitian, pembudidayaan, pengolahan dan pemasaran perikanan air tawar.

“Dengan demikian, Kabupaten Muaraenim tidak hanya dikenal unggul sebagai lumbung energi dan pangan saja, namun juga pionir dan terdepan dalam swasembada produksi perikanan,” pungkasnya.

Turut hadir mendampingi Plt. Bupati Muaraenim dalam kesempatan ini, Kepala Dinas Perikanan Pemkab. Muaraenim, Ir H Teguh Sumitro, mengharapkan agar KKP-RI dapat membantu pemenuhan kebutuhan penyuluh perikanan, baik ASN maupun penyuluh perikanan bantu (PBB) yang dirasa masih sedikit di Kabupaten Muaraenim.

Diharapkan pula, KKP-RI dapat membantu pengadaan bibit ikan bagi nelayan di Kampung Perikanan Kecamatan Muara Belida. Turut hadir pula Direktur Jenderal Perikanan Budidaya KKP-RI dan staf ahli serta para kepala dinas/instansi terkait Pemkab. Muaraenim. (rel)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts