Jakarta, Sumselupdate.com – Polisi membenarkan mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan makar.
Hal itu disampaikan Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo. “Ya betul (Kivlan Zen ditetapkan sebagai tersangka),” kata Dedi dikutip dari CNNIndonesia.com, Selasa (28/5/2019).
Namun, Dedi tak menjelaskan detail penetapan tersangka ini, termasuk kapan polisi melakukan gelar perkara hingga akhirnya Kivlan ditetapkan sebagai tersangka. “Terlalu teknis,” ujarnya.
Sebelumnya, pengacara Kivlan, Djuju Purwantoro mengungkapkan kliennya telah ditetapkan sebagai tersangka dugaan perbuatan makar. “Rabu lusa pemeriksaan tersangka Pak Kivlan Zen,” ujarnya.
Berdasarkan surat panggilan pemeriksaan untuk Kivlan, seharusnya pemeriksaan dilakukan pada 21 Mei lalu. Pada surat itu tertulis Kivlan dipanggil untuk diminta keterangannya sebagai tersangka dalam perkara tindak pidana penyebaran berita bohong atau hoaks dan atau makar dan atau penghasutan.
Surat tersebut pun sudah ditandatangani oleh Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Nico Afinta. Djuju sendiri mengaku telah menerima surat tersebut minggu lalu. “Tersangka dari minggu lalu. Tersangka yang di Bareskrim,” ucap Djuju.
Kivlan diketahui dilaporkan ke Bareskrim Polri atas dugaan penyebaran berita bohong dan makar oleh seseorang bernama Jalaludin pada 7 Mei lalu. Laporan terhadap Kivlan tersebut diterima oleh polisi dengan nomor laporan LP/B/0442/V/2019/Bareskrim tertanggal 7 Mei 2019. (pto)











