Dalam artian, kalau memang pegawai di PDAM over kapasitas, pimpinannya mesti berani memangkas. Kalau tidak layak, jangan dipakai.
“Sumber Daya Manusia (SDM) di sana jumlahnya banyak tapi tak maksimal. Sementara biaya operasional cukup besar. Belum lagi biaya bayar hutang, bayar gaji pegawai dan lainnya. Ini mesti disikapi,” katanya.
Sebab, pelayanan dan kualitas air yang didistribusikan oleh PDAM masih saja dikeluhkan oleh pelanggan.
“Pimpinan PDAM ini harus berani dan pintar. Yang dimaksud bukan berani dalam hal berkelahi atau sebagainya. Melainkan harus menguasai dan berani mengambil kebijakan,” tegas Erlan.
Apalagi, selama ini sudah banyak persoalan-persoalan di PDAM. Seperti disebut di atas, bahwa bukan hanya buruknya pelayanan, pendistribusian dan kualitas air saja. Seperti halnya di Air Gading, yang airnya malah tidak keluar.
Mulai dari struktur manajerial hingga karyawan di PDAM, itu juga perlu dirombak. Bahkan bila perlu dipangkas. (Wid)











