Ketua DPD RI Harap Warga Takalar Bijak Gunakan Uang Ganti Rugi Lahan Bendungan

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattaliti saat kunjungan kerja di Sulawesi Selatan, Kamis (27/5/2021).

Makassar, Sumselupdate.com – Pembangunan Bendungan Pamukkulu di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan (Sulsel) menghadirkan fenomena baru.

Proses pembebasan tanah proyek ini membuat warga menjadi orang kaya baru (OKB).

Bacaan Lainnya

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattaliti mengingatkan warga agar bijak memanfaatkan uang yang diterima.

“Alangkah lebih baik jika uang ganti rugi tersebut digunakan untuk mencari hunian baru di lokasi lain. Karena kebutuhan utama kita selain pangan adalah papan atau tempat tinggal,” ujar LaNyalla saat kunjungan kerja di Sulawesi Selatan, Kamis (27/5/2021).

Menurut LaNyalla, uang tersebut digunakan untuk mencari lahan pertanian atau dipakai untuk membuat usaha baru.

Dipikirkan juga untuk usaha ke depan. Mumpung mempunyai uang, investasikan dengan baik. Bikin usaha yang cocok sehingga berkembang dan uang tersebut tidak habis sia-sia.

Pembangunan bendungan Pamukkulu tersebut kata dia, merupakan program nasional pemerintah.

Bendungan tersebut nantinya akan memberi manfaat besar bagi masyarakat.

“Dampak positifnya tidak hanya bagi Takalar tapi juga bagi Sulawesi Selatan dan daerah sekitarnya. Seperti irigasi, mengendalikan banjir, penyediaan bahan baku air bersih, pembangkit energi listrik hingga bisa menjadi kawasan wisata.

Seperti diketahui, warga Desa Kalekomara, Kecamatan Polongbangkeng Utara, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan memborong mobil mewah dan ratusan unit sepeda motor.

Ini terjadi setelah mereka menerima dana ganti rugi senilai miliaran rupiah sebagai kompensasi pembebasan lahan untuk proyek Bendungan Pamukkulu.

Proyek bendungan membutuhkan lahan seluas 593 hektar. Lahan yang sudah dibebaskan seluas 269 hektar. BPN Kabupaten Takalar telah mencairkan Rp 476 miliar untuk tahap kedua pembayaran ganti rugi lahan kepada 444 orang warga. (duk)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.