Kesehatan Mojtaba Khamenei Diklaim Prima, Iran Bantah Rumor Usai Serangan AS-Israel

Writer: - Minggu, 3 Mei 2026
Orang-orang berpartisipasi dalam sebuah aksi massa di Teheran, Iran, pada 29 April 2026. (Xinhua/Shadati)

Teheran, Sumselupdate.com — Pemerintah Iran membantah laporan terkait kondisi kesehatan pemimpin tertinggi negara tersebut, Mojtaba Khamenei, yang disebut dalam keadaan tidak baik.

Pejabat senior Iran, Mohsen Qomi, menegaskan bahwa Mojtaba Khamenei berada dalam kondisi kesehatan yang sangat baik dan tetap aktif menjalankan tugas kenegaraan.

Read More

Dalam keterangannya yang dikutip kantor berita semiresmi Tasnim, Qomi menyebut Khamenei terus terlibat dalam pengambilan keputusan strategis serta pengelolaan pemerintahan.

Ia juga menilai isu terkait kesehatan pemimpin tertinggi tersebut sebagai rumor yang sengaja disebarkan oleh pihak-pihak tertentu.

“Informasi tersebut merupakan bagian dari upaya menciptakan ketidakpastian, memancing reaksi, dan mendorong agenda tertentu,” ujar Qomi.

Mojtaba Khamenei diketahui menjabat sebagai pemimpin tertinggi Iran sejak awal Maret 2026 setelah dipilih oleh Majelis Pakar, menggantikan ayahnya, Ali Khamenei, yang meninggal dunia dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel di Teheran pada 28 Februari lalu.

Sebelumnya, sejumlah pejabat Iran menyebut Mojtaba Khamenei sempat mengalami luka dalam serangan udara tersebut. Meski demikian, ia tetap dinyatakan mampu memimpin negara.

Sejak menjabat, Mojtaba Khamenei telah mengeluarkan beberapa pernyataan resmi, meskipun hingga kini belum tampil secara terbuka di hadapan publik.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts