Kesbangpol PALI Gelar Dialog Kewaspadaan Dini, Lakukan Pemetaan Potensi Konflik pada Pemilu

Selasa, 20 Desember 2022
Foto bersama.

PALI, sumselupdate.com – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) kabupaten PALI menggelar Dialog Kewaspadaan Dini Masyarakat dalam menciptakan situasi politik yang kondusif menjelang Pemilu dan Pemilihan Serentak 2024, Selasa (20/12/2022).

Bertindak sebagai narasumber, Kurniawan Kantinoko, AP MSi Kabid Politik Dalam Negeri (Poldagri) Badan Kesbangpol Provinsi Sumsel.

Read More

Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Bupati PALI, DR. Ir. H. Heri Amalindo, MM yang diwakili oleh Asisten 1 Setda PALI, H. Andre Fajar Wijaya turut dihadiri oleh Kasat Intelkam Polres PALI, Perwakilan Dandim 0404 Muara Enim, Kasubag Kankemenag PALI, perwakilan Kantor Imigrasi Muara Enim, ketua dan Anggota Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), Ketua FPK, Pemangku Adat tokoh agama serta FKDM kecamatan.

Dalam keterangannya, Kepala Badan Kesbangpol PALI, Sangkut, SPd MM mengatakan bahwa dialog kali ini bertujuan untuk mendeteksi sejak dini, potensi dan ancaman yang akan timbul pada pelaksanaan Pemilu dan Pemilihan Serentak tahun 2024.

“Tentu, dari awal dilakukan pemetaan terhadap potensi yang bisa menjadi konflik. Sehingga, nanti sebelum konflik tersebut terjadi, sudah bisa diantisipasi. Harapan kami, FKDM sebagai forum kemitraan pemerintah, benar-benar melaksanakan tugas dan fungsinya secara optimal demi mewujudkan Pemilu yang aman dan damai,” jelas Sangkut.

Sementara itu, Asisten 1 Setda PALI meminta agar masyarakat di kabupaten PALI untuk tidak terpecah belah dan terkotak-kotak.

“Dengan cara pupuk rasa kebersamaan, kekeluargaan sehingga pelaksanaan menjelang Pemilu dan Pemilihan Serentak bisa berjalan seperti yang diharapkan,” ungkapnya.

Disamping itu, Ia juga mengatakan untuk menciptakan pemilu yang aman damai serta bermartabat, perlu komitmen semua pihak, tidak hanya penyelenggara, peserta pemilu bahkan seluruh elemen masyarakat.

“Untuk itu dalam hal ini, FKDM mempunyai peran penting dalam menjaga kondusifitas yang ada di masyarakat. Mari berikan informasi yang faktual dan konstruktif sehingga, bukan informasi yang hoax dan menyesatkan,” pungkasnya.

Dalam kesempatan itu, Kurniawan Kantinoko menerangkan jika di kabupaten PALI, memiliki potensi terjadinya pemilihan yang hangat.

“Potensi menjadi hangat, kemudian memanas itu pasti ada. Namanya potensi. Artinya, sejak dini potensi itu harus kita deteksi dan kita sudah menyiapkan solusi mengatasi potensi tadi. Sehingga, pemilu yang aman, damai dan bermartabat seperti harapan kita semua bisa terwujud,” tutupnya. (ans)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts