Lubuklinggau, Sumselupdate.com – Karena kesal dengan ulah sang kaka yang kerap memarahi ibunya saat meminta uang, membuat Sastra Efendi alias Fendi (22) khilaf dan memukul Nasution (30) menggunakan kayu dan batu hingga tewas.
Peristiwa itu terjadi di rumah orangtua pelaku dan korban yang merupakan saudara satu ibu lain bapak di Jalan Kenanga II, Batu Urip Permai, Kelurahan Batu Urip, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, pada Selasa (26/3) malam.
“Korban tidak punya pekerjaan, sering memarahi ibunya (Yani) dan memaksa memberikan uang. Karena ibunya ada keterbatasan, membuat korban sering marah dan hal itu membuat tersangka tidak terima,” kata Kapolres Lubuklinggau AKBP Dwi Hartono didampingi Kapolsek Lubuklinggau Utara AKP Harison Manik.
Saat kejadian korban meminta uang Rp20 juta kepada ibunya, karena tidak diberi, korban emosi dan menghancurkan lemari di dalam rumah. Namun saat itu korban hanya diam melihat ulah pelaku memarahi ibunya.
Tak lama berselang tersangka kehilangan kesabaran, terlebih ketika melihat korban mengancam dan seperti hendak memukul sang ibu. Tersangka ke depan rumah mengambil balok kayu dan memukul kepala belakang korban.
Selanjutnya memukul pundak belakang korban menggunakan batu gilingan cabai hingga tewas. “Karena tidak terima atas perlakuan korban terhadap ibunya, makanya tersangka khilaf dan akhirnya memukul korban menggunakan batu dan balok kayu,” jelasnya.
Mendapat informasi kejadian itu, anggota Polsek Lubuklinggau Utara langsung mendatangi lokasi kejadian dan mengamankan tersangka di rumahnya.
Sementara itu tersangka Efendi mengaku selama ini tidak pernah ribut dengan korban dan keributan hanya terjadi satu kali yakni pada saat kejadian. “Dia (korban) sering menekan ibu. Aku diam saja, sabar. Nah sekali ini sudah kelewatan,” jelas Fendi yang juga mengaku menyesal. (and)











