Muarabeliti, Sumselupdate.com – Ruas jalan lintas Sumatera (Jalinsum) khususnya di Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Musi Rawas (Mura), kembali mengalami kerusakan parah.
Tak pelak, kondisi ini membuat pengguna mengeluh lantaran harus memperlamban laju kendaraan untuk menghindari lubang-lubang menganga.
Salah satu pengguna jalan, Bahori (35), warga Desa Semangus, Kecamatan Muara Lakitan, mengatakan, kerusakan ruas Jalinsum mempengaruhi aktivitasnya.
Sebab, selain lapis aspal terlihat tipis, sejumlah titik ruas jalan kondisinya hancur berlubang.
“Setiap hari kami melintas, memang sudah sejak lama kerusakan jalan belum tersentuh perbaikan. Bahkan, ada sebagian titik jalan sudah berlubang, ada juga lebih parahnya ruas jalan dengan kondisi bergelombang,” Keluhnya, Minggu (5/6).
Menurut, proses perbaikan belum dilakukan pemerintah menimbulkan kekhawatiran masyarakat akan timbulnya korban jiwa akibat kecelakaan.
Sebab, bila pengendara tidak memperhatikan laju kecepatannya, bukan tidak mungkin akan menimbulkan hal yang tidak diinginkan.
“Kami masyarakat tidak bisa berbuat banyak. Namun kami berharap Pemkab Mura melakukan perbaikan atau mengusulkan ke pemerintah pusat, sebab bila kondisi ini dibiarkan tentunya tidak hanya menyebabkan kecelakaan, akan tetapi kerusakan ini bisa dimanfaatkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan aksi tindak kejahatan,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Bina Marga (BM) Kabupaten Mura, Aidil Rusman menjelaskan, untuk perbaikan Jalinsum sebagai kewenangan pemerintah pusat.
Kendati begitu bilamana kerusakan jalan tersebut semakin parah dan mengancam kelancaran arus lalu lintas, pihaknya, akan siap mengambil langkah sebagai penanganan pertama.
“Untuk perbaikan kerusakan jalan khususnya yang ada di ruas Jalinsum akan koordinasikan. Untuk sementara waktu kita akan memberikan pengerasan dengan koral. Sehingga aktivitas arus lalu lintas tetap kondusif sampai benar-benar semua perbaikan oleh Balai Besar Jalan dan Jembatan Kementerian PU direalisasikan,” jelasnya.
Menurutnya, pihaknya sudah menerapkan sistem bergulir perawatan maupun perbaikan seluruh titik ruas jalan penghubung ibukota kecamatan dan desa. Karena memang, untuk perawatannya menjadi tufoksi Pemkab Mura.
“Untuk tahun ini target pemeliharaan ruas jalan Kabupaten semuanya dalam proses. Memang, sejumlah ruas jalan mengalami kerusakan salah satunya di Kecamatan Megang Sakti dan akan diperbaiki. Sehingga, hanya menunggu giliranya saja,” akunya. (ain)











