Laporan: Syakbanudin
Kayuagung, Sumselupdate.com- Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 4 Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), menggelar kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah atau MPLS bagi peserta didik baru. Kegiatan ini diikuti sebanyak 203 peserta didik yang terdiri dari putra 107 orang dan putri 96 orang.
Kepala SMAN 4 Kayuagung, Sutami Hamdani SPd, MPd didampingi Ketua Panitia Pelaksana MPLS, Mariati SPd menjelaskan MPLS ini bertujuan untuk mengenalkan tentang tata tertib dan lingkungan sekolah khususnya kepada siswa baru, termasuk visi misi sekolah. Kegiatan MPLS ini dilaksanakan selama tiga hari yang dimulai sejak kemarin, Rabu (13/07/2022).
Saat membuka kegiatan MPLS ini, Kepala SMAN 4 Kayuagung, Sutami Hamdani, SPd, MPd sempat membakar semangat atau memberikan motivasi kepada peserta didik baru yang ada.
“Jangan pernah takut bermimpi untuk menjadi orang besar. Jangan pesimis dengan latar belakang keluarga. Teruslah bermimpi, karena semuanya akan sangat mungkin terjadi. Jadi teruslah dan bersemangatlah mengejar cita-cita dan meraih prestasi,”ujar Sutami Hamdani dihadapan ratusan peserta didik baru tersebut.
Dalam kesempatan ini pula, Sutami Hamdani mengucapkan selamat kepada peserta didik baru yang diterima dan menjadi keluarga besar SMAN 4 Kayuagung.
“Ikutilah semua peraturan dan budaya yang ada di SMAN 4 Kayuagung. Ikutilah kegiatan MPLS ini dengan baik tanpa terlewatkan. Jadilah pribadi siswa yang berakhlak dan terdidik. Kami ingin saat menjadi bagian dari SMAN 4 Kayuagung dapat menjadi kebanggaan orang tua dan guru yang ada di sekolah ini,” ungkapnya.
Ketua Panitia Pelaksana MPLS, Mariati SPd menambahkan dalam kegiatan MPLS ini, peserta didik baru dikenalkan dengan budaya kearifan lokal dan pemahaman karakter. Para peserta didik juga mendapatkan pengetahuan atau ilmu dari narasumber yang lain di sekolah seperti dari Satlantas Polres OKI, dan dari Dinas Kesehatan Kabupaten OKI.
“MPLS merupakan rangkaian penting yang harus diikuti oleh seluruh peserta didik baru saat pertama kali memasuki sekolah barunya. Banyak informasi yang diterima oleh para peserta didik baru, membantu beradaptasi dan memperhatikan aturan sekolah,’’ katanya. (**)











