Kemenkum Sumsel Ikuti Rekonsiliasi Laporan Keuangan dan BMN Semester I 2026, Perkuat Tata Kelola Aset Negara

Writer: - Rabu, 1 Juli 2026
Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kanwil Kementerian Hukum Sumatera Selatan, Bulan Mahardika Subekti, bersama Tim Kerja Keuangan mengikuti Pembukaan Rekonsiliasi dan Pemutakhiran Data Laporan Keuangan serta Barang Milik Negara (BMN) Semester I Tahun 2026 secara virtual di Kantor Wilayah Kemenkum Sumsel, Rabu (1/7/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkuat akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan serta aset negara.(Foto; Sumselupdate.com/Istimewa)

Palembang, Sumselupdate.com – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan mengikuti pembukaan Rekonsiliasi dan Pemutakhiran Data Laporan Keuangan serta Barang Milik Negara (BMN) Kementerian Hukum Semester I Tahun 2026 secara virtual, Rabu (1/7/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid itu diikuti seluruh jajaran Kementerian Hukum, baik di tingkat pusat, kantor wilayah, maupun satuan kerja di seluruh Indonesia.

Read More

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan, Maju Amintas Siburian, diwakili Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, Bulan Mahardika Subekti, didampingi Tim Kerja Keuangan mengikuti kegiatan dari Ruang Rapat Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum Kanwil Kemenkum Sumsel.

Saat membuka kegiatan, Kepala Biro Keuangan Kementerian Hukum, Sri Yusfini Yusuf, menegaskan bahwa rekonsiliasi dan pemutakhiran data menjadi tahapan penting untuk menghasilkan laporan keuangan serta pengelolaan Barang Milik Negara yang akurat, transparan, dan akuntabel.

Ia mengajak seluruh satuan kerja memperkuat sinergi, meningkatkan ketelitian, dan mengedepankan tanggung jawab dalam penyusunan laporan keuangan maupun pengelolaan BMN sebagai bagian dari penerapan tata kelola pemerintahan yang baik.

“Saya mengajak seluruh satuan kerja untuk memperkuat sinergi, ketelitian, dan tanggung jawab dalam penyusunan laporan keuangan serta pengelolaan BMN guna mendukung tata kelola pemerintahan yang baik,” ujar Sri Yusfini Yusuf.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kementerian Hukum Sumatera Selatan, Maju Amintas Siburian, menilai rekonsiliasi keuangan dan BMN tidak sekadar memenuhi kewajiban administrasi, tetapi menjadi instrumen penting untuk menjaga kualitas tata kelola organisasi.

Menurutnya, laporan keuangan dan pengelolaan aset negara yang akurat serta dapat dipertanggungjawabkan merupakan fondasi dalam mewujudkan organisasi yang profesional dan berintegritas.

“Rekonsiliasi bukan sekadar proses administrasi, tetapi menjadi bagian penting untuk memastikan laporan keuangan dan pengelolaan aset negara tersusun secara akurat, transparan, dan akuntabel. Saya berharap seluruh jajaran terus menjaga komitmen tersebut demi mendukung kinerja organisasi yang profesional dan berintegritas,” kata Maju.

Melalui rekonsiliasi Semester I Tahun 2026 ini, Kanwil Kementerian Hukum Sumatera Selatan berharap kualitas pengelolaan keuangan dan Barang Milik Negara semakin meningkat sehingga mampu mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts