Kembali Arungi Kompetisi Liga 2, SFC Pertimbangkan Beberapa Kandidat Pelatih

Rabu, 4 Desember 2019

Palembang, Sumselupdate.com – Gagal promosi ke kompetisi Liga 1 membuat skuad Laskar Wong Kito yang akan kembali berjuang di kasta kedua kini mulai mempersiapkan tim agar mampu tampil lebih baik pada kompetisi musim depan.

Pembentukan kerangka tim dimulai dengan mengincar nama pelatih sebagai juru taktik. Selain mempertimbangkan Kas Hartadi untuk dipertahankan, manajemen Sriwijaya FC juga tidak menutup kemungkinan untuk mendatangkan nama baru sebagai pelatih.

Read More

Sejumlah nama yang diincar ialah Budiardjo Thalib. Pelatih yang sukses membawa Persik Kediri juara Liga 2 2019 itu, muncul sebagai salah satu alternatif nahkoda Sriwijaya FC.

Kemudian Salahudin (Persis Solo), Nil Maizar (Persela Lamongan), dan Rahmad Darmawan. Untuk nama terakhir, bukanlah sosok yang asing bagi publik Sumatera Selatan.

Pelatih asal Metro Lampung itu, sudah dua kali menjadi pelatih Sriwijaya FC. Periode pertama Rahmad Darmawan berlangsung selama tiga musim, 2007-2010. Pada periode tersebut, pelatih yang karib disapa RD ini sukses mengantarkan Sriwijaya FC meraih trofi juara Liga Indonesia dan tiga trofi Piala Indonesia.

Sementara pada kesempatan keduanya di musim 2017-2018, RD hanya bertahan selama setengah musim. Secara kebetulan RD saat ini tengah menganggur pasca dipecat manajemen Tira Persikabo.

“Untuk nama pelatih, ada beberapa yang kita pertimbangkan. Kas Hartadi, Budiardjo, hingga Rahmad Darmawan,” ujar Direktur Teknik PT Sriwijaya Optimis Mandiri, Indrayadi, Rabu, (4/11).

Dikatakan Indrayadi, pihaknya segera memutuskan siapa yang akan menangani Sriwijaya FC pada akhir Desember ini atau awal Januari 2020. Setelah itu, pihaknya juga akan merancang komposisi skuat.

Di mana untuk kompetisi mendatang, Sriwijaya FC ingin melakukan perombakan hingga 80 persen pemain. Dia menyebut Sriwijaya FC ingin melakukan peremajaan skuat yang kini banyak dihuni pemain uzur.

“Tentu ini akan berkaitan dengan pelatih, karena komposisi pemain harus sesuai skema dan taktik pelatih. Termasuk soal pemain lokal. Kita bisa saja berdayakan pemain lokal jika memang siap,” ujarnya. (tra)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts