Palembang, sumselupdate.com – Seorang siswa SMA Taruna Indonesia di Palembang, Wiko Jeriyanda (16), meninggal dunia pasca operasi usai mengikuti MOS di sekolah. Keluarga pun melaporkan meninggalnya Wiko ke pihak kepolisian.
“Keluarga secara resmi sudah membuat laporan ke Polresta Palembang, laporan terkait meninggalnya Wiko,” kata kuasa hukum keluarga Wiko, Firli SH, Senin (21/7/2019).
Dalam laporannya, keluarga minta polisi segera mengusut dugaan penganiayaan. Di mana Wiko dilaporkan dalam kondisi sehat sebelum ikuti MOS di SMA Taruna Indonesia awal Juli lalu.
“Kita buat laporan terkait dugaan adanya penganiayaan. Terlapor lidik terkait MOS, kami juga sudah kasih surat visum untuk lidik penyebab-penyebabnya,” ujarnya.
“Untuk terlapor memang masih lidik, tapi lokasi di sekolah terkait dengan kegiatan MOS,” tandasnya.
Untuk diketahui, Wiko merupakan siswa SMA Taruna kedua yang meninggal usai kegiatan MOS. Sebelumnya, ada Dewlyn Berli (14) yang meninggal pada kegiatan MOS terakhir, Sabtu (13/7).
Atas meninggalnya Delwyn, polisi sudah menetapkan pembina sekolah, Obbi (24) sebagai tersangka. Dia dituding sebagai pelaku penganiayaaan terhadap Delwyn.
Selain Obbi, polisi hingg kini masih terus megembangkan kasus tersebut. Bahkan beberapa saksi dari pihak sekolah sudah diperiksa. (tra)











