Palembang, Sumselupdate.com – Kedua korban yang tewas di kolam bekas galian tanah di Jalan R Dentjik Asaari, Kelurahan Talang Kelapa, Kecamatan Alang-alang Lebar, Anaisha Putri Aulia alias Nesya (14) dan Ummu Iciari Kamila Tyas (14), sempat tenggelam di dasar air beberapa jam, sebelum akhirnya ditemukan sudah tak bernyawa oleh petugas Basarnas Kota Palembang.
Kepala Basarnas Kota Palembang Toto Mulyono mengatakan, salah seorang korban bernama Anaisha Putri Aulia alias Nesya, ditemukan sudah membujur kaku di dasar air sekitar pukul 17.32 WIB.
Sementara jasad Ummu Iciari Kamila Tyas ditemukan enam menit kemudian tepatnya sekitar pukul 17.48 WIB. Selanjutnya setelah dievakuasi, kedua korban dilarikan ke RS Bhayangkara Polda Sumsel.
Menurut Toto, pihaknya Basarnas Kota Palembang mendapat informasi sekitar pukul 16.00 WIB dan langsung melakukan pencarian dengan terjun ke lokasi kejadian.
Setibanya tim rescue Basarnas Kota Palembang, melakukan pencarian dengan penyelaman dengan dibantu masyarakat.
“Dari kejadian ini, dua anak selamat, dua lagi meninggal. Saat tim penyelam melakukan pencarian, di atas memang airnya jernih tapi waktu diselam langsung keruh karena banyak lumpur. Kedalamannya sekitar empat meter, jadi posisi tenggelamnya di kolam bekas galian tanah. Satu kolamnya tapi besar sekali. Selanjutnya dibantu warga dan pihak kepolisian keduanya dibawa ke RS Bhayangkara Polda Sumsel,” tukasnya.
Sebelumnya, kedua korban bersama dua temannya Nyayu Siti Fatimah (14) dan Siti Nurhaliza (14) yang tercatat siswi SMK Kesehatan HIS kelas X, datang ke lokasi kejadian.
Tiba di lokasi kejadian, Nesya, Ummu dan Nyayu hendak berswafoto di tepi kolam galian tersebut. Sedangkan Siti Nurhaliza hanya duduk memperhatikan teman-temannya.
Namun saat berfoto ria, tanah di pinggiran kolam longsor kecil hingga membuat ketiga korban terperosok dan masuk ke dalam kolam.
“Saya kaget lihat mereka jatuh, jadi saya teriak minta tolong. Sambil mendekat. Saya tidak berani karena tidak bisa berenang,” ujar Siti.
Karena tidak bisa berenang, ia meminta tolong kepada seorang pria sebaya yang tengah berada di lokasi kejadian. Namun saat itu hanya Nyayu yang berhasil diselamatkan.
Sementara Nesya dan Ummu tak bisa di tolong karena semakin ke tengah kolam galian seluas kurang lebih dua hektar tersebut. “Waktu kejadian saya yang pegang HP untuk selfie, tiba-tiba terpeleset dan kami pun jatuh,” ujar Nyayu. (tra)











