PALI, Sumselupdate.com – Seiring dengan adanya keputusan pemerintah pusat yang menunda keberangkatan haji Tahun 2020 berdampak juga kepada calon haji di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).
Penundaan keberangkatan jemaah calon haji Tahun 2020 ini akibat dampak dari pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang tak kunjung mereda.
Sehingga, sebanyak 13 calon haji dari Bumi Serepat Serasan yang tahun ini sudah mempersiapkan diri untuk menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci Mekkah harus bersabar.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten PALI, H Hasanudin, SAg meminta seluruh calon jamaah haji asal Bumi Serepat Serasan yang keberangkatannya melalui Kemenag PALI untuk bersabar.
“Jumlah Calon haji yang berangkat melalui Kemenag PALI sebanyak 13 orang. Namun kalau jumlah keseluruhan yang siap berangkat lebih dari 60 orang karena banyak diantaranya melalui Kemenag daerah tetangga,” ungkap Hasanudin, Selasa (2/6/2020).
Menurutnya, dengan adanya penundaan ini, bukan berarti dibatalkan, dimana hal ini karena sudah rencana dari yang maha kuasa.
Langkah pemerintah dalam menunda keberangkatan haji tahun 2020 tidak lain dalam melindungi keselamatan calon jamaah haji.
“Inilah langkah terbaik pemerintah dalam melindungi warganya termasuk yang hendak menunaikan ibadah haji untuk menghindari penyebaran Covid-19,” jelasnya.
Ia menjelaskan, terkait dana yang telah dibayarkan oleh jemaah calon haji, hanya ditangguhkan dan tidak dikembalikan.
Meski begitu, bagi warga yang hendak membatalkan keberangkatan haji, maka dananya akan dikembalikan namun dengan alasan yang jelas.
“Hanya ditunda keberangkatannya. Dana bisa dikembalikan, namun dengan alasan yang jelas. Maka dananya akan dikembalikan,” jelasnya.
Meski ditunda, Hasanuddin mengimbau Calon haji tetap mempersiapkan dirinya dalam menghadapi keberangkatan tahun 2021.
“Jaga kesehatan, terlebih saat ini kita tengah hadapi wabah virus corona. Jangan abaikan anjuran pemerintah yang menerapkan protokol kesehatan supaya ketika saat keberangkatan nanti, stamina kita tetap kuat,” jelasnya. (adj)











