Kebakaran Lahan Semakin Meluas, Sekda PALI Kecewa Sikap Cuek Manajemen Proteksindo

Minggu, 22 September 2019
Petugas gabungan memadamkan api yang menghanguskan lahan di Kabupaten PALI, Minggu (22/9/2019).

PALI, Sumselupdate.com Kebakaran lahan di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Provinsi Sumatera Selatan semakin meluas.

Dari data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten PALI, pada Minggu (22/9) terpantau ada 32 titik api tersebar di lima kecamatan, dan terparah ada di Kecamatan Abab.

Read More

Namun di tengah sibuknya tim terpadu penanggulangan Karhutlah yang dipimpin BPBD PALI, ada yang membuat dongkol Sekda PALI Syahron Nazil.

Sebab, saat dirinya turun ke lokasi kebakaran belum lama ini yang terjadi di lahan perkebunan kelapa sawit PT Proteksindo di Kecamatan Penukal Utara, malah manajemen perusahaan itu cuek dan tidak ada itikad untuk membantu BPBD yang tengah berjibaku memadamkan api.

“Ya, saya sesalkan sikap pihak Proteksindo yang terkesan cuek dalam menangani kebakaran lahan, padahal lokasi kejadian masih di areal mereka,” kata Sekda.

Diakui Sekda, kebakaran lahan di Kabupaten PALI memang masih terjadi dan upaya pemerintah melalui BPBD, Dinas Penanggulangan Bahaya Kebakaran serta TNI dan Polisi terus tanpa lelah menaklukan api.

“Bukan hanya berupaya menaklukkan api, tetapi melalui Dinas Kesehatan (Dinkes), Pemkab PALI juga membagikan ribuan masker kepada masyarakat untuk mengantisipasi asap yang timbul akibat kebakaran lahan,” tukasnya.

Sekda PALI Syahron Nazil didampingi Kepala BPBD PALI saat ikut meninjau ke lokasi kebakaran lahan.

 

Sekda berharap agar seluruh lapisan masyarakat dan perusahaan agar pro aktif dalam menanggulangi kebakaran lahan dan mencegah kembalinya api.

“Kebakaran lahan adalah tugas kita bersama untuk mencegah dan apabila sudah terjadi, kita berkewajiban membantu melakukan pemadaman. Pihak perusahaan juga harus menggerakkan karyawan serta peralatan yang dimiliki agar bencana kebakaran ini bisa diatasi,” harap Sekda.

Terpisah, Junaidi Anuar, Kepala BPBD PALI menyebutkan  pihaknya pada Minggu (22/9) melakukan pengecekan ke masing-masing titik dan segera melakukan pemadaman.

Disebutkan Junaidi bahwa titik api terpantau di Kecamatan Abab ada12 titik mendominasi di wilayah Desa Pengabuan.

Kemudian di Kecamatan Tanah Abang ada 8 titik, berada di wilayah Desa Modong. Selanjutnya di Kecamatan Penukal ada satu titik berada di wilayah Desa Air Itam.

Kecamatan Penukal Utara ada sembilan Titik di wilayah Desa Tempirai dan Kecamatan Talang Ubi terpantau ada dua titik api di wilayah Desa Suka Maju.

“Titik api pada hari Minggu ada 32 titik, kendala kami lokasi dan sumber air jauh, sulit dijangkau serta petugas juga peralatan kita terbatas. Namun demikian, kita terus berupaya memadamkan api dan kita bertekad pantang pulang sebelum api padam,” tandas Junaidi. (adj)

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts