Kebakaran di Jalan Temon: 5 Rumah Terdampak, Tidak Ada Korban Jiwa

Sabtu, 15 April 2023
GARIS POLISI: Lokasi kebakaran di Jalan Temon dipasang garis polisi

Laporan: Diaz Erlangga

Palembang, Sumselupdate.com – Polisi mengungkapkan ada lima bangunan yang terdampak dari peristiwa kebakaran yang terjadi di Jalan Temon, Lorong Depaten Lama, Kelurahan 27 Ilir, Kecamatan Ilir Barat (IB) II Palembang tepatnya di depan kantor Lurah 27 Ilir, Jumat (14/4/2023) sekitar pukul 21 04 WIB.

Read More

Lima bangunan atau rumah itu ditempati oleh 21 orang dari tujuh keluarga. Setidaknya butuh waktu sekitar dua jam untuk menjinakkan kobaran api agar benar-benar berhasil dipadamkan.

Lamanya proses pemadaman lantaran lokasi terjadi kebakaran berada di kawasan padat penduduk dan sebagian besar bangunan di kawasan tersebut bangunan berbahan kayu.

Dalam insiden tersebut terlihat Kapolrestabes Palembang yang baru menjabat yakni Kombes Pol Harryo Sigihartono, SIK, MH berada di lokasi memantau langsung proses evakuasi bersama dengan Kasat Reskrim AKBP Haris Dinzah dan sejumlah PJU Polrestabes palembang.

Tak hanya pihak kepolisian, bahkan peristiwa kebakaran itu juga memantik Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru untuk memantau lokasi di saat kondisi api sudah padam.

“Baru selesai tarawih tadi saya dapat berita kalau terjadi kebakaran di Jalan Temon, di situ saya langsung terngiang di kepala kalau disini adalah kawasan padat penduduk, dan saya mau berterima kasih kepada warga setempat yang juga gotong royong memadamkan api agar tidak jauh menyebar,” ujarnya.

Gubernur Sumsel Herman Deru saat meninjau lokasi kebakaran.

Herman Deru menyampaikan ada lima bangunan satu antaranya merupakan TK Syailendra dan empat rumah warga yang dihuni oleh tujuh anggota keluarga terdiri dari 21 orang.

“Alhamdulillah seluruh korban selamat, dan untuk TK segera kita pulihkan sebelum masuk masa pembelajaran,” katanya.

Pihaknya memastikan untuk saat ini seluruh korban yang terdampak dievakuasi tinggal di tempat yang sudah disediakan oleh pihak Kecamatan Ilir Barat II Palembang.

“Yang terpenting juga adalah dokumen pribadi korban, saya minta Kapolrestabes Palembang untuk petugas yang mendatangi korban membantu untuk mendata,” tuturnya.

Senada dikatakan Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Harryo Sigihartono, SIK, MH yang memastikan pihaknya akan menindaklanjuti arahan yang disampaikan Gubernur Sumsel H Herman Deru.

Sementara itu, terkait dengan penyebab pasti dari terjadinya kebakaran, pihaknya belum dapat menyimpulkan.

Dikatakannya, saat ini Unit Inafis Polrestabes Palembang masih menyelidiki dan segera melakukan olah TKP.

“Sementara kita belum dapat menyimpulkan, namun api diduga berasal dari belakang, nanti setelah pendinginan kita akan menyelidiki untuk mengetahui pasti penyebabnya,” ucapnya.

Dirinya juga memastikan dalam insiden kebakaran yang terjadi ini tidak menimbulkan korban jiwa.

“Tidak ada korban jiwa, imbauannya kepada keluarga yang terdampak besok kami akan mendatangi seperti yang diharapkan Bapak Gubernur, kita akan mendapatkan dokumen korban yang kiranya perlu mendapatkan bantuan kepolisian,” tutupnya.

Diberitakan sebelumya, salah satu keluarga pemilik rumah yang terbakar menyebut kebakaran diduga berasal dari korsleting yang menyambar bahan meubel milik korban yang diketahui merupakan pengerajin meubel.

“Kebakaran itu sehabis shalat tarawih, waktu saya lihat sudah mulai membesar, kalau cerita warga yang lihat kejadiannya, awal api dari bahan meybel milik Erdi yang berada di bagian ruang depan terbakar,” kata Anwar (62) merupakan keluarga dari pengrajin meubel yang diketahui bernama Erdi. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts