Kabut Asap Telan Korban Jiwa, ACT Sumsel Ajak Komunitas di Palembang Berbagi Masker dan Buka Layanan Kesehatan

Pemeriksaan kesehatan gratis di Bundaran Air Mancur Palembang.

Palembang, Sumselupdate.com – Kemarau panjang yang diprediksi BMKG tahun ini berdampak terhadap kekeringan di sejumlah wilayah di Indonesia. Selain persoalan kekeringan, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di enam provinsi, salah satunya di Sumsel juga terjadi.

Berdasarkan data dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLH), hingga September ini jumlah hutan dan lahan yang terbakar mencapai 328.722 ha. Untuk di Sumsel sendiri ada sebanyak 967,35 ha lahan hutan ikut menjadi salah satu penyumbang asap.

Bacaan Lainnya

Dampak asap yang ditimbulkan dari Karhutla ini, telah merusak kualitas udara di Sumsel. Bahkan beberapa hari lalu, satu anak balita meninggal dunia diduga akibat terdampak kabut asap.

Merespons kejadian tersebut, Rabu (18/9/2019) tim ACT Sumsel kembali menggelar aksi solidaritas indonesia darurat asap dengan tagar #bantumerekabernapas. Berkolaborasi bersama puluhan komunitas di Palembang membagikan ribuan masker sekaligus membuka layanan cek kesehatan untuk masyarakat.

Diwadia, Head Marketing ACT Sumsel menerangkan bahwa sejauh ini selain aksi berbagi masker dan layanan kesehatan, ACT MRI juga telah turut serta memadamkan api di beberapa titik di Indonesia.

“Alhamdulillah, merespons cepat bencana kabut asap ini, ACT MRI telah membagikan ribuan masker, menyediakan layanan cek kesehatan, sekaligus turut serta memadamkan api di titik yang terdampak Karhutla, insyaAllah ACT akan terus tanggap dalam meredam kabut asap ini,” imbuh Diwa.

Berlokasi di Bundaran Air Mancur depan Masjid Agung Palembang, seluruh komunitas pun telah berkumpul lengkap dengan masker, untuk mendukung gerakan #bantumerekabernapas hari ini.

Rahmat Aris, selaku tim partnership ACT Sumsel menerangkan bahwa aksi solidaritas ini merupakan aksi lanjutan dari aksi sebelumnya, ACT menargetkan jutaan masker dapat dibagikan untuk warga Sumsel.

“Sebelumnya kami telah membagikan masker untuk warga Palembang dan Ogan Ilir, bekerjasama dengan PWI Sumsel dan beberapa stakeholder di Palembang, target kami 1 juta masker dapat dibagikan secara bertahap, melihat kabut asap di Sumsel yang semakin hari semakin pekat, selain itu hari ini kami juga menyediakan layanan cek kesehatan untuk masyarakat bekerjasama dengan Bina Husada,” jelas Aris.

Rendi, salah satu komunitas yang ikut bergabung dalam aksi ini turut menyatakan dukungannya untuk meredam kabut asap di Sumsel. “Alhamdulillah, kami senang bisa menjadi bagian dari Aksi bersama ACT Sumsel hari ini, memang kabut asap akhir-akhir ini sudah sangat pekat dan mengganggu pernapasan, kami dari Komunitas Gemar Berbagi berharap aksi sosial seperti ini akan terus berlanjut,” terang Rendi.

Melalui gerakan #bantumerekabernapas, ACT Sumsel mengajak seluruh masyarakat turut berpartisipasi peduli kabut asap dengan memberikan bantuan terbaik melalui rekening atas nama Aksi Cepat Tanggap di BNI Syariah (66 0000 5505). (rel)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.