PALI, Sumselupdate.com – Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Adventure Offroad 2022 Putaran I IMI Award sukses digelar di Bumi Serepat Serasan.
Selain sukses dalam penyelenggaraan, Kabupaten PALI, juga mencatatkan sukses dalam pemulihan ekonomi di tengah wabah pandemi Covid-19.
Kegiatan yang dipusatkan di Sirkuit Mako Brimob PALI dibuka langsung oleh Bupati PALI, H Heri Amalindo dengan dihadiri langsung oleh Ketua IMI Sumsel Alpian Maskoni sekaligus Walikota Pagaralam.
Terlihat juga Kapolres PALI AKBP Efrannedy, SIk, sejumlah Kepala OPD di lingkungan Pemkab PALI.
Sedikitnya, 80 offroader yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia seperti pulau Sulawesi, Kalimatan, Jawa, dan Sumatera, turut ambil bagian pada Kejurnas Adventure Offroad 2022 putaran I dengan mengikuti empat kelas yakni kelas G1, G2, G3 dan G4.
Puluhan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) terlibat langsung dalam perhelatan yang digelar pasca melandainya kasus Covid-19 di Kabupaten PALI.
Mulai dari pelaku UMKM di sektor kuliner, perhotelan, hingga pelaku UMKM di sektor kerajinan tangan.
Even tersebut membawa berkah tersendiri bagi mereka pelaku UMKM PALI.
Seperti yang disampaikan oleh Lena, pelaku UMKM di sektor kuliner yang membuka gerai di lokasi pelaksanaan Kejurnas Adventure Offroad 2022.
Ia mengaku omzetnya berdagang di lokasi sirkuit Mako Brimob mengalami peningkatan hingga tiga kali lipat.
“Alhamdulillah, setelah hampir tiga tahun tidak ada event seperti ini, akhirnya ada lagi. Berdagang disini, keuntungannya hampir tiga kali lipat, dari berdagang sehari-hari. Yang membeli tidak hanya peserta, bahkan penonton dan panitia juga,” terangnya.
Sementara itu, dalam sambutannya Bupati PALI, H Heri Amalindo meminta agar masyarakat Kabupaten PALI, bisa menjaga nama baik daerah.
Karena, diketahui para peserta berasal tidak hanya dari Sumatera dan Jawa, akan tetapi juga berasal dari pulau Kalimantan dan Sulawesi.
“Artinya, Kabupaten PALI semakin dikenal. Oleh karena itulah, saya mengimbau masyarakat PALI, untuk menunjukkan keramahtamahan, agar peserta tadi berkesan, dan tentunya bisa menjadi awal dimulainya investasi di Bumi Serepat Serasan,” terang Bupati.
Dalam kesempatan itu, Sekretaris ICMI Orwil Sumsel itu juga mengungkapkan agar para peserta menjaga keselamatan saat mengikuti kejurnas.
“Yang tidak kalah penting, agar peserta jangan lupa untuk membeli oleh-oleh khas dari kabupaten PALI, baik kuliner maupun kerajinan tangan. Untuk kuliner ada Sagarurung, Miso, sementara untuk kerajinan tangan ada batik khas PALI, beraneka ragam perabotan dari batok kelapa, dan lainnya,” tambahnya.
“Kami mengucapkan permohonan maaf, bilamana masih terdapat kekurangan dalam penyambutan dan penempatan. Maklum, daerah otonomi baru jadi masih butuh bantuan untuk pembangunan yang masif,” pungkasnya.
Di tempat yang sama, Ketua IMI Sumsel, Alpian Maskoni mengungkapkan sirkuit Mako Brimob PALI, sangat menantang adrenalin para offroader.
“Selain venue yang berlumpur yang sangat digemari peserta, kontur tanah Sirkuit Mako Brimob juga merupakan tanah merah, jadi pasca hujan lintasan jadi sangat lengket. Ini tantangan baru bagi Offroader, jalan licin dan lengket,” kata pria yang kerap disapa Kak Pian.
Diaku Kak Pian, Kabupaten PALI sukses dalam gelaran Kejurnas untuk pertama kali pasca wabah pandemi.
“Tentunya, para peserta yang kebanyakan merupakan pebisnis bisa melirik kabupaten PALI, sebagai daerah investasi yang cukup potensial. Seperti adanya sumur minyak tua yang masih bisa dimaksimalkan, dan lainnya,” terang Kak Pian.
Untuk putaran kedua Kejurnas Adventure Offroad akan digelar di Lombok, diperkirakan seusai hari Raya Idul Fitri.
Sebelumnya, Ketua Panitia Al Hepi Kurniawan menerangkan ada empat kelas yang dipertandingkan yakni kelas G1, G2, G3, dan G4.
“Total ada sekitar 80 peserta yang turun. Kabupaten PALI, sendiri turun di dua kelas, yakni G3 dan G4,” pungkasnya. (adj/adv)











