Kayuagung, Sumselupdate.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ilir (OKI), Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan OKI, bakal mendirikan perpustakaan modern.
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan OKI, Drs Iskandar ZA, MSi melalui Sekretaris Dinas, Drs Legianto, ME, Rabu (17/7/2019) mengaku, terus mengupayakan agar terwujudnya
perpustakaan yang representatif dan sebagai pusat pembelajaran bagi masyarakat, baik masyarakat umum, pelajar, dan mahasiswa.
“Perpustakaan sebagai pusat pembelajaran dan berkegiatan bagi semua lapisan masyarakat. Karena perpustakaan harus memiliki peran yang sangat urgen dan mendasar dalam meningkatkan kesejahteraan
masyarakat,” katanya.
Menurut dia, maksud dengan literasi untuk kesejahteraan adalah setiap pemustaka/pengunjung yang mengunjungi perpustakaan daerah harus memiliki skill, keahlian dan pola pikir untuk meningkatkan kesejahteraan.
Sehingga, kata dia, perpustakaan daerah dituntut untuk menyediakan sarana dan prasarana yang mendukung akan program literasi untuk kesejahteraan tersebut.
“Pengelola perpustakaan dan gedung perpustakaan yang representatif menjadi sebuah keharusan bila program literasi untuk kesejahteraan ingin sukses diterapkan,” terangnya.
Dikatakannya, gedung perpustakaan modern ini bakal berdiri di lahan seluas sekitar 2,5 hektar yang menempati eks kantor Bupati OKI di Jalan Letnan Muchtar Saleh Kayuagung.
Gedung berlantai dua tersebut, menurut dia, akan dilengkapi ruang pertemuan dan ruang audio visual
pengetahuan/teknologi dan ruang multimedia serta dilengkapi dengan wifi/hotspot internet gratis.
“Gedung ini didanai oleh APBN. Kita sudah usulkan sejak beberapa tahun lalu, dan Insya Allah tahun 2020 sudah disetujui oleh Perpustakaan Nasional RI untuk dibahas dengan Kementerian Keuangan dan Bappenas. Bahkan, usulan ini sudah diinputkan dalam sistem kresna yang terintegrasi dengan ketiga lembaga tersebut,” paparnya.
Ditambahkannya, selain gedung yang representatif, perpustakaan modern tersebut akan dilengkapi dengan sarana dan prasarana bermain dan rekreasi anak, taman bacaan, tempat khusus difabel, dan orang lanjut usia.
“Dan untuk Detail Engineering Design (DED) sedang kita selesaikan dianggaran tahun ini dan sebagai prasyarat wajib dalam pengajuan DAK 2020,” tukasnya. (ban)











