Muaraenim, Sumselupdate.com — Jalan longsor dan jembatan putus di Desa Dalam, Kecamatan Belimbing, Muaraenim membuat aktifitas masyarakat terganggu. Untuk menuju desa, masyarakat saat ini lewat jalur alternatif, yakni jalan logging PT Tanjungenim Lestari.
“Walau sudah ada jalur alternatif, tapi hanya bisa dilalui oleh sepeda motor kalau mobil belum bisa,” ujar Hafis (26) warga setempat kepada Sumselupdate.com.
Dikatakan Hafis, jalur alternatif yang dilewati masyarakat jaraknya memang tidak terlalu jauh dan baru diperbaiki. Meski demikian, saat hujan kondisi jalan tersebut berlumpur sehingga sulit dilalui.
Selain lewat jalan logging, lanjut Hafiz, masyarakat yang menggunakan sepeda motor juga melalui pinggir rel untuk sampai ke Desa.
“Kalau motor, masih bisa keluar masuk desa. Tapi kalau mobil masih belum bisa,” tambahnya.
Dirinya berharap, jembatan darurat yang dijanjikan Plt Bupati Muaraenim dapat segera direalisasikan. “Kita berharap pemerintah segera membangun jembatan penghubung, paling tidak yang bisa dilalui sepeda motor,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, jalan di Desa Dalam longsor dan mengakibatkan jembatan yang merupakan akses utama masuk ke desa tersebut ambruk, Rabu (19/2/2020).
Plt Bupati Muaraenim Juarsah yang meninjau lokasi jalan longsor dan jembatan putus tersebut meminta masyarakat bersabar dan berjanji secepatnya membangun kembali jembatan tersebut. “Saya harap masyarakat bersabar, nanti kita bangunkan secepatnya akan dibangunkan,” kata Juarsah.(azw)











