Laporan: Arie Idwan Sujana
Banyuasin, Sumselupdate.com – Dalam rangka monitoring harga dan ketersediaan minyak goreng jelang bulan puasa, jajaran Polres Banyuasin melakukan pengecekan dengan sasaran pabrik pengolahan, distributor dan pasar, Rabu (23/3/2022).
Pengecekan tersebut dipimipin oleh Kapolsek Talang Kelapa Kasat Reskrim Polres Banyuasin dan Kanit Tipiter Polres Banyuasin.
Pengecekan diawali di pabrik minyak goreng PT Tunas Baru Lampung (TBL) di Jl Palembang – Betung Km14 Kel. Tanah Mas dan dilanjudkan pengecekan di Ruko depan Pasar Sukajadi Kec. Talang Kelapa Kab. Banyuasin.
Humas PT TBL Sigit menerangkan, PT TB sejak awal Bulan Januari 2022 hingga 28 Februari 2022 tidak produksi dikarenakan tidak ada pengiriman bahan baku. Pada tanggal 03 Maret 2022 mulai produksi kembali kurang lebih 60.000 liter per hari dengan merk Tawon dan Rose Brand
“Untuk pengeluaran per hari tergantung sesuai dengan permintaan dari Distributor melalui DO kurang lebih 60.000 liter/hari. Hasil produksi minyak goreng premium PT. TBL dipasarkan melalui distributor tunggal yaitu PT Sungai Budi yang beralamat Jl. Segaran 14 Ilir Palembang,” ujar Sigit.
Pengecekan kemudian dilanjutkan ke pasar tradisional keterangan dari Toko Andi alamat Ruko depan Pasar Sukajadi Kecamatan Talang Kelapa, yang menemukan minyak goreng kemasan ada dengan harga Rp24 ribu.
Dari beberapa toko dan pedagang tidak semua memiliki stok padahal sudah mengajukan order karena masih tingginya permintaan sehingga distribusi masih tersendat menunggu pengiriman distributor. Kelangkaan tersebut dapat memicu kenaikan harga.
Pada kesempatan tersebut Kapolsek Talang Kelapa dan Kasat Reskrim menghimbau pedagang dan distributor untuk tidak melakukan penimbunan untuk mendapatkan untung besar.
“Dan kepada pembeli untuk membeli minyak goreng secukupnya tidak perlu panik. Kegiatan pengecekan akan terus dilakukan dengan waktu dan sasaran yang berbeda guna memantau ketersediaan stok dan harga minyak goreng,” pungkasnya. (**)











