Jelang Pemilu, Bawaslu Sumsel Ingatkan ASN Jaga Netralitas

Ketua Bawaslu Provinsi Sumsel Iin Irwanto

Palembang, sumselupdate.com – Badan pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sumatera Selatan mengingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk tetap menjaga netralitasnya menjelang pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu) pada april 2019 mendatang.

Ketua Bawaslu Provinsi Sumsel Iin Irwanto, meminta kepada ASN agar tetap menjaga netralitasnya, termasuk tidak menggunakan aset negara untuk paslon tertentu, jika terbukti tidak netral, sanksi tegas tentu sudah menanti.

Bacaan Lainnya

“Kami harapkan seluruh ASN di Provinsi Sumsel untuk menjaga netralitasnya dan tidak menampakkan keberpihakannya kepada peserta Pemilu, baik terhadap calon anggota legislatif baik DPR, DPRD atau DPD dan terhadap calon presiden dan wakil presiden,” tegas Iin Irwanto, selasa (22/1/2019).

Menurut Iin dari data Bawaslu Sumsel, hingga 11 Januari 2019 sudah terdapat satu ASN yang terbukti tidak netral dan berpihak kepada peserta pemilu. ASN tersebut terbukti tidak netral karena secara berkala mengunggah dukungannya kepada salah satu calon di media sosial. Dan itu sudah diteruskan direkomendasikan ke instansi terkait yakni Komisi ASN.

Lalu selanjutnya hingga saat ini, di Sumsel, telah ada 13 laporan / temuan dugaan pelanggaran pemilu. Laporan tersebut, dua di antaranya disampaikan ke Bawaslu Provinsi Sumsel. Sementara 11 lainnya dilaporkan ke Bawaslu Kabupaten/kota di Sumsel.

“Dari 13 laporan yang ada, tujuh di antaranya laporan mengenai dugaan pelanggaran pada tahapan kampanye. Empat pada tahapan pencalonan, satu laporan mengenai daftar pemilih. Sedangkan satu lagi tidak diregistrasi karena tidak menjadi kewenangan Bawaslu,” terang Iin.

Ada beberapa aturan yang melarang keberpihakan ASN. Aturan dimaksud antara lain, Pasal 280 UU 7 tahun 2017, dan Peraturan Pemerintah nomor 53 tahun 2010.

“Mengacu kepada Pasal 280 UU 7 tahun 2017, dan Peraturan Pemerintah nomor 53 tahun 2010. Tentu sanksi bagi pelanggar cukup berat bisa sampai pemecatan sebagai ASN. Oleh karena itu kami mengingatkan agar ASN menjaga netralitasnya,” tegas Iin. (adi)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.