Jelang Natal dan Tahun Baru, Harga Cabe di PALI Semakin Pedas

Selasa, 19 Desember 2017
Ilustrasi Cabai

PALI, Sumselupdate.com – Menjelang perayaan natal dan akhir tahun, sejumlah kebutuhan pokok di pasar tradisional Pendopo, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI mengalami kenaikan. Bahkan, lonjakan kenaikan harga beberapa kebutuhan pokok tersebut sudah berlangsung tiga minggu.

Yakni cabe merah yang mengalami lonjakan cukup tinggi, dari sebelumnya hanya berkisar Rp30.000,00 per kg, kini sudah memasuki tiga minggu terakhir harga cabe merah melonjak menjadi Rp40.000,00 per kg.

Read More

Kenaikan harga juga terjadi  pada bawang merah dan cabe rawit serta telur ayam. Untuk bawang merah dari sebelumnya hanya Rp20.000,00 per kg, kini menjadi Rp25.000,00 per kg. Sementara untuk komoditi cabe rawit dan telur ayam, masing mengalami kenaikan Rp8.000 per kg dan Rp3.000 per kg.

Dari harga semula keduanya yang hanya Rp20.000,00 per kg. Akibatnya sejumlah ibu rumah tangga di Pendopo mengeluhkan dengan kondisi naiknya sejumlah harga kebutuhan pokok.

Seperti yang diungkapkan Nurlela (51) warga Gang Masjid kelurahan Talang Ubi Timur. Baginya, kondisi ini membuat dirinya harus mengatur ulang kebutuhan di rumah tangganya. “Jelas kami merasa berat dengan kondisi ini. Hampir seluruh kebutuhan pangan naik galo. Sementaro pemasukan tidak pernah ada tambahan,” keluhnya.

Ia juga sangat berharap pemerintah bisa memberikan solusi terhadap masalah ini. “Kami minta pemda PALI bisa memberi solusi. Jangan sampai kondisi ini berlarut-larut seperti berita di televisi,” harapnya.

Sementara itu, salah satu pedagang di pasar tradisional Pendopo mengaku bahwa kenaikan harga cabe merah disebabkan karena saat ini memasuki musim hujan, yang mengakibatkan hasil panen cabe merah berkurang.
“Naik karena hujan pak, jadi hasil panen sedikit sementaro permintaan tetap tinggi,” ucap Riki.

Menanggapi hal itu, Dede tokoh pemuda kota Pendopo menilai fenomena melonjaknya harga beberapa kebutuhan pokok dikarenakan faktor permintaan masyarakat meningkat.

“Apalagi ini menjelang natal dan tahun baru. Otomatis permintaan kebutuhan pangan  jadi meningkat yang berdampak pada naiknya sejumlah harga. Disamping memang kondisi cuaca yang memang sedang tidak menentu,” jelasnya.

Pemerintah Kabupaten PALI melalui dinas terkait harus segera mengantisipasi jangan sampai lonjakan harga sejumlah kebutuhan pangan dibiarkan. “Kasihan sama masyarakat kalau kondisi ini tidak diperhatikan pemerintah. Karena bukan tidak mungkin, misal harga cabe yang sekarang sudah Rp 40.000 per kg, bisa menjadi Rp 50.000 per kg jika pemerintah acuh terhadap kondisi ini,” tegasnya. (adj)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts