Pagaralam, Sumselupdate.com – Meski perayaan Idul Fitri 2019 masih satu pekan lebih, tapi para pedagang kue kering sudah mulai ramai menjajakan kue di sejumlah pasar yang ada di Bumi Besemah.
“Para pedagang kue mulai ramai menggelar dagangan di sepanjang Jalan Sersan Ali Aras Kota Pagaralam. Termasuk sejumlah toko kue mulai menata barang dagangan guna menarik perhatian para konsumen untuk melengkapi kebutuhan di bulan Ramadhan hingga Lebaran nanti,” kata Ojik, salah satu agen kue kering di kawasan Pasar Dempo Permai, Senin (27/5/2019).
Menurutnya, sebagai penyedia perlengkapan makanan dan minuman, pihaknya sudah memasang harga spesial aneka kue kering mulai dari Rp30 ribu per kilogram hingga Rp70 ribu.
“Di sini ada aneka jenis kerupuk, kemplang dan katus berkisar Rp30 ribu hingga Rp60 ribu per kilogram. Sedangkan jenis bahan kacang dijual Rp25 ribu hingga Rp35 ribu,” ujarnya.
Kalau pekan pertama bulan Ramadhan kali ini, sambungnya, cukup lumayan ramai para peminat kebutuhan berbuka puasa, termasuk mulai ramai pesanan untuk persiapan lebaran nanti.
“Sejauh ini di Pagaralam tengah memasuki musim panen dan sebagian besar penghasilan tetap masyarakat di Bumi Besemah ini didapat dari hasil pertanian dan perkebunan. Termasuk pula hasil panen kali ini cukup banyak dan harga jualnya pun bagus,” jelasnya dengan nada riang.
Hal senada dikatakan Yon Linda (45) pedagang lainnya, Ramadhan kali ini cukup ramai pengunjung. Ia mengatakan, selain meraup keuntungan yang banyak, aneka jenis kue dan roti yang dijajakan beragam rasa dan tergolong murah.
“Alhamdulillah, hasil penjualan aneka kue dan roti sejak memasuki Ramadhan kali ini cukup lumayan bila dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” kata Yon.
Terpisah, Plt Kepala Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Pengelolaan Pasar (Disperindagkop UKM PP) Kota Pagaralam, Gindo Simanjuntak SSt MM mengatakan, bulan Ramadhan hingga menjelang lebaran kali ini para pedagang aneka kue kering mulai menjamur menjajakan dagangannya disejumlah pasar yang ada di Pagaralam. Termasuk peminat kebutuhan tersebut sejauh ini cukup dominan hingga menjelang lebaran mendatang.
“Sejauh ini harga penjualan sejumlah makanan dan minuman untuk kebutuhan puasa hingga lebaran masih diambang normal. Meski begitu, kami bersama tim gabungan yang ada terus melakukan pengawasan terhadap peredaran makanan dan minuman, guna menghindari berbagai pruduk kedaluarsa maupun bahan-bahan yang mengandung zat berbahaya lainnya,” ucapnya. (ric)











