Palembang, Sumselupdate.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palembang menggelar kegiatan sosialisasi pilkada kepada pemilih dengan tema ‘Pemula, Pemilih Berdaulat, Negara Kuat’.
Acara yang dimulai dengan penandatangan deklarasi Pilkada digelar di Aula SMK Negeri 6 Palembang, Sabtu (24/3/2018).
Deklarasi ini ditandatangani Camat Ilir Timur III, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Ilir Timur III, Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Ilir Timur III, dan KPU Palembang. Turut hadir di kegiatan tersebut anggota DPRD Palembang Syahril Edy dan Endang Trisna.
Komisioner KPU Kota Palembang, Abdul Karim Nasuition, dalam sambutannya mengajak generasi pemilih pemula untuk cerdas dalam memilih pemimpin dan tidak termakan janji manis dari para calon.
“Adik-adik adalah calon pemilih, penentu masa depan Kota Palembang jadi jangan muda tergiur dengan janji manis pasangan calon . Jangan hanya karena uang Rp100 ribu kalian menderita ke depannya. Sama saja seperti menggali kuburan sendiri bagi generasi ini,” ujarnya.
Tak cukup di situ saja, dirinya mengajak para calon pemilih muda untuk bijak dalam memerangi hoaks, termasuk dalam hal politik.
“Kalau mendapat berita di sosial media, jangan langsung di-share, tapi selidiki dulu apakah beritanya dapat dipercaya, sumber dan waktunya jelas, hal ini berguna juga untuk hak pilih, jangan mudah termakan hoaks dan cermat menentukan pilihan,” imbuhnya.
Mengenai target pilkada 2018, Abdul menyebutkan targetnya adalah di atas 77 persen dan ia optimis angka tersebut akan tercapai, mengingat pilkada ini dilakukan secara serentak.
Dirinya berharap, jika pemilih muda menggunakan hak pilihnya dengan baik dan menjadi cerdas dalam mengurangi penyebaran hoaks di media sosial.
Sementara itu, Ketua PPK Ilir Timur III, Fipto Supriyanto mengaku, menaruh harapan besar pada pemilih muda yang akan menentukan masa depan Palembang.
“Pemilih pemula menentukan masa depan, untuk lima tahun kedepan, jadi kalau tidak diberikan motivasi dan himbauan, takutnya mereka golput dan salah pilih. mengingat mereka kan masa depan kita,” ujar Fipto.
Indah, salah satu pelajar yang juga menjadi peserta dalam acara ini mengaku, senang dengan sosialiasasi ini.
“Bagus ya dengan adanya sosialiasi ini jadi bisa mengajarkan kami yang belum pernah memilih untuk cerdas dalam menentukan calon pemimpin. Kan hak pilih kita ini menentukan masa depan,” katanya. (yud)











