Roma, Sumselupdate.com – Italia memerintahkan Duta Besar Korea Utara yang baru saja ditunjuk untuk angkat kaki dari negara itu. Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya global demi menghukum Korut atas provokasi rudal dan nuklirnya yang hingga kini terus berlanjut.
Seperti dikutip dari kantor berita Yonhap pada Senin (2/10/2017), keputusan tersebut secara resmi diumumkan Menteri Luar Negeri Italia Angelino Alfano melalui sebuah wawancara dengan harian setempat.
Korut sendiri, pada Juli lalu baru menominasikan sosok Mun Jong-nam untuk mengisi pos diplomatik di Roma. Kurang lebih posisi Dubes Korut untuk Italia telah kosong sekitar 20 bulan.
Meski memerintahkan diplomat tertinggi Korut di Italia untuk pergi, namun Menlu Alfano menerangkan bahwa langkah ini tidak berarti pemutusan hubungan diplomatik.
Seiring dengan berlanjutnya program nuklir dan rudal Korut, sanksi ketat dan tekanan diplomatik terhadap negara itu pun ikut meningkat.
Meksiko menjadi negara pertama yang mengambil kebijakan mengusir Duta Besar Korut dari negaranya. Langkah itu diambil sebagai bentuk protes atas uji coba nuklir keenam Korut yang dilakukan pada 3 September lalu.
“Kegiatan nuklir Korea Utara merupakan risiko serius bagi perdamaian dan keamanan internasional serta merupakan ancaman bagi negara-negara di kawasan, termasuk sekutu penting Meksiko seperti Jepang dan Korea Selatan,” demikian pernyataan Kemlu Meksiko.
Kemlu Meksiko lebih lanjut menyebutkan, kebijakan Presiden Enrique Peña Nieto yang mengusir Dubes Korut merupakan bentuk kepatuhan atas resolusi Dewan Keamanan PBB.
Resolusi itu menekankan agar komunitas internasional menetapkan sanksi terhadap individu atau entitas yang memiliki kaitan dengan program pengembangan persenjataan rudal dan nuklir Korea Utara. (pto)











