Palembang, Sumselupdate.com – Prestasi membanggakan sukses diraih Irna Enggrasia Aurelia. Gadis asal Sumatra Selatan (Sumsel) ini berhasil menyabet juara nasional dengan gelar Puteri Anak Indonesia Budaya 2025.
Remaja usia 12 tahun ini merupakan siswi kelas VII SMP Kusuma Bangsa Palembang yang menorehkan pencapaian positif sebagai wakil terbaik Sumsel. Aurel sapaan akrabya sukes mengharumkan nama daerah melalui bakat, kepedulian sosial, serta kecintaannya terhadap budaya Indonesia.
Cerita Aurel, selama mengikuti masa karantina nasional, ia banyak mendapatkan pengalaman. Bahkan sepanjang dia menjalani rangkaian pembinaan, Aurel bisa fokus membangun karakter.
Tak hanya menciptakan karakter positif, ketika karantina berjalan, ia juga mempelajari ilmu kepemimpinan, serta penguatan wawasan budaya secara luas.
Berbagai pengalaman itu kata Aurel, jadi bekal berharga dalam membentuk pribadi disiplin, bertanggung jawab, dan berjiwa nasionalisme dalam dirinya.
Baca juga : 12 Anak dan Remaja Asal Sumsel Raih Prestasi Gemilang di Ajang Kecantikan Nasional
“Pengalaman ini sangat bermakna bagi saya. Saya belajar tentang kebersamaan serta bagaimana menjadi anak Indonesia yang berani, berkarakter, dan inspiratif,” kata dia.
Tak saja berprestasi di atas panggung, Aurel juga aktif menjalankan program advokasi bertajuk “Senyum Anak Negeri”. Program itu berfokus pada tiga bidang utama. Yakni kesehatan, wisata budaya, dan sosial.
Melalui sektor kesehatan, Aurel mengedukasi anak-anak mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi serta turut berpartisipasi dalam kegiatan pemeriksaan gigi gratis di puskesmas.
Sedangkan di sisi wisata budaya, ia aktif memperkenalkan kekayaan budaya dan destinasi wisata Sumsel melalui media sosial. Tujuannya, untuk mempromosikan potensi daerah agar dikenal lebih luas.
Baca juga : Pesona dan Kecerdasan Kalinka Shereen Shaquilla Bawa Mahkota Puteri Anak Indonesia ke Palembang
Aurel mengatakan, khusus promosi bidang sosial, ia fokus menunjukkan kepedulian dengan mengunjungi panti asuhan, bermain dan mewarnai bersama anak-anak. Serta katanya, ia tak berhenti berbagi kebahagiaan terhadap sesama individu.
Kemudian selain kegiatan advokasi, Aurel juga menyalurkan bakat dan kreativitasnya di dunia model. Baginya, dunia model menjadi sarana untuk melatih kepercayaan diri, membangun komunikasi positif, serta mengekspresikan diri secara sehat.
“Generasi muda harus bisa berani bermimpi, berprestasi, dan berkontribusi nyata bagi bangsa,” jelas Aurel.
Dia yakin dirinya bisa menjadi inspiratif terhadap anak muda lain. Serta bisa jadi kebanggaan keluarga. Aurel pun ingi ke depan, agar ana-anak Indonesia mampu menjaga nilai budaya sekaligus menebarkan kebaikan dan inspirasi bagi sesama. (Iya)











