Laporan: Haris Widodo
Palembang, Sumselupdate.com – Kehebohan masyarakat Lorong Binjai, Kelurahan 3-4 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu 1, Palembang, Provinsi Sumatera Selatan, menyusul adanya seorang perempuan bernama Yeni (31) hidup lagi setelah jasadnya dikebumikan pada Minggu (20/2/2022) siang, membuat publik bertanya-tanya apakah peristiwa itu benar adanya atau hanya isapan jempol belaka.
Nah, terkait peristiwa itu, Humas RSUD Bari Palembang Ruly Apriadi membenarkan jika Yeni sempat dibawa ke Rumah Sakit BARI Palembang pasca-meninggal dunia untuk kedua kalinya pada Minggu (22/2/2022) pukul 21.00 WIB.
“Jadi ibu Yeni itu sekitar pukul 21.00 WIB diantar ke sini. Kemudian, petugas memeriksanya di UGD baik dilakukan secara fisik atau dengan peralatan medis maupun penunjang lainnya. Hasilnya, almarhumah sudah dinyatakan meninggal dunia karena tidak ada denyut nadi dan detak jantung yang bergerak,” ujarnya kepada Sumselupdate.com, Selasa (22/2/2022).
Saat ditanya keterangan keluarga jika Yeni masih ada denyut nadi, jantung berdetak, dan senyum di wajahnya, Ruly menuturkan tak bisa berkomentar atas hal tersebut sebab dirinya hanya bisa memberi keterangan saat korban tiba di UGD saja.
“Kita tidak bisa berkomentar itu, karena itu di luar dari pemeriksaan kita,” katanya singkat.
Pastinya, kata Ruly, kategori hidupnya seseorang itu adalah dari nadi dan detak jantung yang ada.
Sebelumnya, masyarakat Lorong Binjai, Kelurahan 3-4 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu 1 Palembang, Sumatera Selatan dihebohkan dengan seorang wanita yang hidup lagi setelah dikuburkan, Minggu (20/2/2022) siang.
Wasani (50) keluarga korban menuturkan jika perempuan yang mati suri itu bernama Yeni (31).
Menurut Wasani, Yeni sebelum meninggal dunia, almarhumah baru melaksanakan marhaban anak keduanya.
Dikatakanya, Yeni sempat dikebumikan Minggu (20/2/2022) siang tepatnya pukul 14.00 WIB di TPU Wakaf. Namun setelah dikuburkan, orangtua Yeni mendapat bisikan jika almarhumah masih hidup.
“Awalnya meninggal (almarhumah Yeni) pokoknya dak katek (tidak) sakit. Sebelum meninggal cuma bilang nak tedok (tidur) saat di rumah. Terus dibawa ke rumah sakit dan dinyatakan meninggal dunia. Lalu kemarin sekitar pukul 14.00 WIB dikubur. Namun beberapa jam kemudian dapet informasi, jika Yeni masih hidup dari bapaknyo,” ujarnya kepada wartawan, Senin (21/2/2022).
Mendapat informasi dari bapaknya itu, pada malam harinya, pihak keluarga dibantu dengan warga sekitar kembali menggali makam almarhumah.
Benar saja, saat dilakukan penggalian, Yeni dalam kondisi hidup dengan wajah yang cerah.
Wasani menuturkan selama almarhumah hidup kembali, tak banyak kata yang diucapkan oleh istri dari Roni tersebut.
hanya gerakan atau gesture tubuh dan senyuman terpancar dari wajahnya.
“Pukul 20.00 WIB almarhumah dikabarkan meninggal dunia kembali. Tapi tak ada satu kata atau kesan yang disampaikan almarhumah selama hidup lima jam itu,” jelas Wasani.
Mendapati Yeni kembali meninggal dunia, pihak keluarga dibantu warga kembali menguburkan jenazah almarhumah di TPU Wakaf, Senin (21/2/2022) pagi.
Namun lubang pemakaman almarhumah berbeda dari lokasi kemarin. (**)











