Indonesia dan China Bangun Aliansi Digital Industri, Tingkatkan Kualitas SDM

Writer: - Rabu, 15 April 2026
Kemenperin menjalin kolaborasi dengan Tiongkok untuk membangun platform integrasi pengembangan SDM industri berbasis digitalisasi dan kecerdasan buatan. (Foto: Kemenperin)

Jakarta, Sumselupdate.com – Indonesia lewat Kementerian Perindustrian (Kemenperin) saat ini tengah menjalin komunikasi kemitraan dengan China dalam membangun platform integrasi pengembangan sumber daya manusia (SDM) industri berbasis digitalisasi dan kecerdasan buatan.

Bentuk kerjasama ini nyata adanya dengan telah digelar peluncuran Aliansi Kerja Sama Internasional untuk Pengembangan Talenta Digitalisasi Industri dan Kecerdasan Buatan dalam forum Higher Education Institutions Industrial Digitalization and Artificial Intelligence Innovation Conference and Industry-Education Integration Development Summit.

Read More

Disebutkan jika aliansi menjadi wadah kolaborasi lintas negara antara sektor industri, pendidikan, dan pemerintah Indonesia-China untuk memperkuat pengembangan talenta industri berbasis teknologi.

Dikatakan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan, transformasi industri menuju era industri 4.0 terus dipercepat guna meningkatkan daya saing manufaktur nasional melalui integrasi teknologi digital dan penguatan ekosistem inovasi.

“Digitalisasi dan penerapan industri 4.0 menjadi faktor penting dalam meningkatkan produktivitas, mempercepat inovasi, dan memperkuat posisi produk Indonesia di pasar global,” ujar Agus dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (14/4).

Kolaborasi ini melibatkan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemenperin bersama Irootech Technology Co. Ltd. dan Machinery Industry Education Development Center (MIEDC) Tiongkok.

Kepala BPSDMI Doddy Rahadi menyebut perkembangan industri 4.0 secara global mendorong kebutuhan SDM yang adaptif dan memiliki kompetensi teknologi tinggi.

“Kolaborasi lintas negara diperlukan untuk pengembangan SDM sekaligus membuka peluang penempatan tenaga kerja di sektor industri 4.0,” kata Doddy.

Dalam rangkaian kerja sama tersebut, tim BPSDMI melakukan kunjungan ke sejumlah institusi pendidikan dan industri di Tiongkok, antara lain Irootech Technology Co. Ltd., Sany Group, Wuhan Vocational College of Software and Engineering, Guangzhou Polytechnic, serta MIEDC.

Baca juga : Indonesia dan China Bangun Aliansi Digital Industri, Tingkatkan Kualitas SDM

Kepala Pusat Pengembangan Pendidikan Vokasi Industri (PPPVI) Wulan Aprilianti Permatasari menjelaskan, aliansi ini bertujuan membangun platform kolaborasi internasional di bidang digitalisasi industri, memperkuat integrasi pendidikan dan industri, serta meningkatkan kerja sama global dalam mencetak tenaga profesional.

Menurut Wulan, keanggotaan aliansi saat ini mencakup institusi pendidikan dan industri dari Indonesia dan Tiongkok, dengan peluang keterlibatan yang lebih luas di masa mendatang.

Dari pihak mitra, Vice President Irootech Technology Co. Ltd. Ye Fei menyampaikan bahwa platform ini dirancang untuk mengembangkan talenta digital industri sekaligus memperkuat kerja sama pendidikan vokasi kedua negara.

Selain itu, terdapat rencana penjajakan kompetisi keterampilan vokasi dan pertukaran talenta menuju ajang WorldSkills Competition di bidang industri digital.

Baca juga : Indonesia Jajaki Kerjasama Dengan China Soal Akses Vaksin HPV

Kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman antara PPPVI Kemenperin dan Irootech Technology Co. Ltd. yang ditandatangani pada 16 September 2025, mencakup pengembangan, pelatihan, dan penempatan tenaga kerja di bidang digitalisasi industri dan kecerdasan buatan.

Sebagai bagian dari implementasi, BPSDMI juga telah melaksanakan berbagai kegiatan seperti seminar, pelatihan mahasiswa, serta kunjungan industri guna meningkatkan kompetensi dan kesiapan kerja di era industri digital.

BPSDMI saat ini membina 13 perguruan tinggi vokasi dan 9 sekolah menengah kejuruan. Kemenperin juga membuka pendaftaran Jalur Penerimaan Vokasi Industri (JARVIS) Bersama 2026 melalui laman resmi jarvis.kemenperin.go.id. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts