Pagaralam, Sumselupdate.com – Kepolisian Resort (Polres) Pagaralam melakukan langkah antisipasi terhadap penyebaran virus Corona atau Covid-19 di lingkungannya.
Salah satunya dengan melakukan pengecekan secara rutin terhadap anggota Polres Pagaralam yang baru saja datang dari luar Kota Pagaralam dan dari daerah terdampak virus asal China ini.
Kapolres Pagaralam AKBP Dolly Gumara, SIk, MH mengatakan, saat ini anggotanya ada satu yang berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP).
Menurut Kapolres, anggota Polres Pagaralam tersebut baru saja pulang dari daerah terdampak dengan berbagai urusan, salah satunya habis menjalankan pendidikan siswa sekolah pembentukan perwira (Setukpa) di daerah Sukabumi, Jawa Barat.
“Ada satu orang anggota kita yang ODP dan terus kita pantau hingga saat ini. satu orang orang anggota habis melaksanakan pendidikan Setukpa di daerah Sukabumi,” kata Kapolres
AKBP Dolly Gumara menjelaskan satu anggotanya yang habis mengikuti Setukpa di Sukabumi dalam kondisi baik.
“Anggota Polres Pagaralam masih status ODP saja dan masih sehat walafiat,” terangnya.
Sementara itu, menurut informasi yang didapat Total keseluruhan ada 48 anggota di Polda Sumsel lulus Setukpa di Sukabumi salah satunya anggota Polres Pagaralam, Mereka sempat diisolasi di SPN Betung selama 14 hari.
Anggota Polres Pagaralam tersebut telah melakukan pendidikan Setukpa di Sukabumi. Kemudian personel anggota Polres Pagaralam telah menjalani isolasi mandiri hingga hari ini, Kamis (16/4/2020).
Kapolres menitipkan pesan kepada anggotanya agar supaya tetap jaga kesehatan dan tetap isolasi mandiri. “Jaga kesehatan dan tetap stay at home,” pesannya.
Sebelumnya, Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi membenarkan adanya 11 orang siswa sekolah pembentukan perwira (Setukpa) yang positif Corona.
Ke-11 orang tersebut berasal dari Sumsel mereka yang positif itu sempat berada di SPN Betung.
“Benar ada 11 siswa di SPN Betung yang positif Corona. Hal ini setelah saya konfirmasi dengan Satgas dan Kabid Dokkes,” ujar Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi, Kamis (16/4/2020).
Para siswa dinyatakan positif setelah dilakukan pemeriksaan lewat rapid test dan swab test. Saat ini ke-11 orang siswa tersebut sudah diisolasi di RS Bhayangkara Polda Sumsel.
“Sejak dinyatakan positif kemarin mereka langsung diisolasi di RS Bhayangkara. Total ada 13 kasus positif di SPN. Namun setelah dites dua di antaranya negatif dan sudah dikembalikan ke SPN lagi,” ujarnya. (ric/ron)











