Ikut Shalatkan KH Ahmad Nawawi Dencik Al-Hafidz, Gubernur Sumsel: Kita Kehilangan Ulama Besar

Senin, 28 Juni 2021
Suasana shalat jenazah (Alm) KH Ahmad Nawawi Dencik Al-Hafidz 

Palembang, Sumselupdate.com – Kabar berpulangnya Imam besar Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin II Jayo Wikramo, KH Ahmad Nawawi Dencik Al-Hafidz pada Minggu (27/6) siang tak hanya mengejutkan masyarakat banyak, tapi juga Gubernur Sumsel H. Herman Deru. Karena itupula Gubernur Herman Deru ikut langsung menghadiri prosesi pemakaman almarhum di Pondok Pesantren Thafizh Putra Ahlul Qur’an, Senin (28/06).

Imam besar Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin II Jayo Wikramo, KH Ahmad Nawawi Dencik Al-Hafidz, wafat pada 27 Juni 2021 pukul 14.07 Wib setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto Jakarta.

Read More

Dalam hal ini, Gubernur Sumatera Selatan mewakili Pemprov Sumsel menyampaikan bela sungkawa yang mendalam atas meninggalnya Alm KH Ahmad Nawawi Dencik Al- Hafidz.

“Saya atas nama Pemerintah Provinsi Sumsel mengucapkan turut berdukacita yang sedalam-dalamnya, karena kita telah kehilangan Ayah kita, Kakak kita, Ulama Besar Sumsel, semoga beliau diterima di sisi yang paling baik disana,” katanya saat sambutan usai sholat jenazah dan prosesi pemakaman Almarhum.

Herman Deru, secara pribadi mengaku dekat dengan Alm KH Ahmad Nawawi. Hampir beberapa acara keagamaan di Pemprov selalu melibatkan Almarhum.

“Secara pribadi saya dekat kepada Almarhum, untuk itu kita sama-sama memanjatkan doa kepada beliau sebagai jalan mempermudah bagi beliau menuju Syurga Allah,” ucapnya

Dikatakan HD lebih lanjut bahwa Alm merupakan sosok Ulama, Imam Besar yang banyak sekali melahirkan santri-santri yang berakhlak mulia, Tilawatil, tilawah yang benar-benar dia ajarkan sendiri.

“Pahala semasa hidupnya beliau sangat luar biasa, terlihat pada hari ini banyaknya santri-santri didikan beliau, dan masyarakat yang mengantarkan sampai beliau dikuburkan. Kita ikhlaskan beliau dan selalu panjatkan doa,” kata HD

Di ujung sambutannya juga HD meminta agar keluarga terus mewujudkan cita-cita mulia Almarhum untuk mengembangkan Tilawatil Qur’an di Sumatera Selatan. Hal ini semata-mata untuk amal jariyah bagi beliau disana.

“Kita bersama-sama khususnya kepada keluarga tentunya untuk mewujudkan cita-cita mulia beliau untuk mengembangkan Tilawatil Qur’an di Sumsel. Ini sangat berguna untuk beliau disana sebagai amal jariyah,” tutupnya

Sementara itu, pihak keluarga berterima kasih kepada Gubernur Sumatera Selatan yang telah ikut penyempatkan hadir dan ikut proses pemakaman sampai dengan selesai.(rel)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts