Ikut-Ikutan Siram Cuka Para, Remaja Ini Masuk Penjara

Sabtu, 12 Januari 2019
Tersangka IF saat diamankan petugas.

Palembang, Sumselupdate.com – Lantaran ulahnya sudah menyiram korban M Akbar Rizki, warga Jalan KI Marogan Kelurahan Kemang Agung Kecamatan Kertapati, Palembang, dengan cuka para. Membuat IF (17), diringkus oleh anggota unit Hunter Polresta Palembang, Sabtu (12/1/2019) menyusul temannya ke dalam penjara.

IF yang merupakan tetangga korban, ditangkap petugas saat berada tak jauh dari rumahnya. Panik melihat kedatangan petugas yang mengenakan baju preman, membuat IF pun saat itu hendak kabur.

Read More

Namun karena kesigapan petugas, IF pun berhasil diamankan dan langsung digiring ke Polresta Palembang, guna mempertanggung jawabkan ulahnya.

Informasi yang dihimpun, aksi penyiraman cuka para yang dilakukan IF terjadi pada 20 Desember 2018, sekitar pukul 20.00, di Jalan KI Marogan Lorong Setia, Kelurahan Kemang Agung Kecamatan Kertapati Palembang.

Berawal saat korban sedang berjalan di TKP, lalu datang pelaku bernama IF dengan mengendarai sepeda motor bersama HL (17), yang sudah ditangkap sebelumnya.

Lalu, IF tiba-tiba saat itu menyiram korban air keras (Cuka para) ke arah muka korban sehingga atas kejadian tersebut korban mengalami luka bakar pada bagian kedua belah mata, luka bakar pada pipi kiri dan pipi kanan, luka bakar pada bahu kiri dan kanan, luka bakar tangan kiri dan tangan kanan sehingga melapor ke Polresta Palembang.

“Ditangkapnya IF, atas laporan korban Rizki yang sudah disiram cuka para. Sebelumnya kita sudah menangkap temannya yakni HL,” ungkap Kasat Reskrim Polresta Palembang, melalui Wakasat Reskrim AKP Ginajar Aliya Sukmana, Sabtu (12/1).

Lanjut Ginanjar, dari nyanyian HL lah kemudian anggota kembali menangkap IF, “dari pengakuan HL, karena ikut serta dalam penyiraman cuka para kepada korban, IF pun langsung kita amankan,” ungkap Ginajar sambil mengatakan, atas ulahnya IF akan dijerat pasal 170 KUHP UU perlindungan anak.

Sedangkan IF mengaku hanya ikutan saja melakukan aksi ini,”saya tidak ada masalah pak dengan korban. Namun lantaran teman saya mau dikeroyok oleh korban, jadi saya hanya ikutan saja,” ungkapnya menyesal. (tra)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts