PALI, Sumselupdate.com –Peristiwa terbaliknya banana boat yang terjadi di Danau Konger Desa Sungai Dua, Kecamatan Sungai Keruh, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) yang merenggut tiga nyawa warga Talang Ubi, menarik simpati Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), H Heri Amalindo.
Setelah mengetahui peristiwa mengenaskan tersebut, Heri sempat menyusul ke lokasi kejadian di Danau Konger.
Selain membesuk para korban yang selamat di RSUD Talang Ubi, Heri langsung melayat ke rumah duka korban Citra Dwi Pitaloka di Kelurahan Pasar Bayangkara, Tiara Arinda di bilangan Rematas Kelurahan Talang, Ubi Timur, dan Cahyani Putri di Talang Baru, Kelurahan Talang Ubi Barat.
Kepada keluarga korban Heri berharap untuk selalu sabar dan tabah. Dan mengikhlaskan kepergian almarhumah.
“Setiap manusia sudah mempunyai suratan dan takdirnya. Allah sudah mempunyai ketentuan. Boleh bersedih namun jangan berlarut-larut. Semuanya sudah menjadi ketentuan Allah,” kata Heri kepada keluarga korban.
Diberitakan sebelumnya, tiga dari enam remaja putri yang berasal dari Pendopo, Kabupaten PALI harus meregang nyawa akibat tenggelam di Danau Konger yang letaknya tak jauh dari Kota Pendopo, Kabupaten PALI itu, Minggu (8/5). Sedangkan tiga korban lain berhasil selamat.
Ketiga korban yang meninggal dunia tersebut adalah Cahyani Putri, Tiara Arinda, dan Citra Dwi Aulia.
Ketiganya merupakan warga Pendopo, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI. Sedangkan tiga korban yang selamat Tania Alifa Radita, Kuskavira Khohlia, dan Alma Salsabilla yang juga warga Pendopo.
Peristiwa memilukan itu bermula pada saat keenamnya menaiki Banana Boat sekitar pukul 16.20.
Namun, sayang keenamnya tidak menggunakan baju pelampung sebagai safety. Akibatnya, pada saat Banana Boat terbalik, sekitar pukul 17.00, keenamnya harus berjuang dari maut untuk tidak tenggelam ke dasar danau.
Beruntung, ketiga korban yang selamat memegang tali, sedangkan ketiga korban yang meninggal dunia diduga tidak bisa berenang dan tewas tenggelam.
Bersama warga dan petugas dari Satuan Brigradir Mobil (Brimob) Pendopo dan BPBD Kabupaten PALI, ketiga korban yang tenggelam tersebut berhasil ditemukan satu persatu. Dan langsung dievakuasi menuju Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten PALI, sekitar pukul 20.00.
Kapolsek Sungai Keruh, Iptu Susyanto, M membenarkan kejadian tersebut. Dia menuturkan bahwa kejadian tersebut akibat kelalaian dari pihak korban maupun dari pihak pengelola wisata Danau Kongar.
“Kejadian bermula ketika para korban menaiki Banana Boat. akibat safety yang kurang, membuat ketiga korban tewas tenggelam. Dan saat ini, ketiga korban langsung dibawa ke RSUD Kabupaten PALI untuk diotopsi dikarenakan korban merupakan warga Pendopo yang sedang berliburan di Danau Kongar,” jelas Iptu Susyanto yang baru tiga hari menduduki posisi Kapolsek Sungai Keruh.
Sementara itu, Kepala Desa Sungai Dua Sudirman menuturkan jika korban sudah diperingatkan sebelumnya untuk memakai baju pelampung, namun keenamnya tidak mendengarkan.
“Mereka kan sedang berwisata di sini (Danau Kongar –red) mengikuti ibu-ibunya yang sedang arisan. Akibat kurang safety dan pengawasan, terjadilah seperti ini,” tutur Sudirman. (adj)











