Palembang, sumselupdate.com – Satreskrim Polrestabes Palembang bersama tim gabungan, terus melakukan pengejaran terhadap pelaku penembakan yang menyebabkan korban Nugroho alias Nunung tewas dengan luka tembak di kepala yang terjadi Jalan H Azhari Kecamatan Kalidoni, beberapa waktu lalu.
“Masih dilakukan penyelidikan dan mengejar terhadap tersangka. Belum ada perkembangan terbaru,” ungkap Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Harryo Sugihhartono, di dampingi Kasar Reskrim AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, saat dikonfirmasi pada Jumat (6/9/2024) siang.
Kapolrestabes Palembang menerangkan untuk identitas pelaku sudah diketahui.
“Identitas pelaku sudah kita kantongi, masih kita kejar. Kediaman pelaku sudah kita lakukan penggerebekan, namun pelaku sudah tidak ada lagi,” tukasnya.
Diberikan sebelumnya, peristiwa penembakan itu terjadi pada Senin (2/9/2024) sekitar pukul 11.40 WIB, seseorang menembak senjata api ke arah kepala korban, akibatnya korban meninggal seketika.
Baca juga : Advertorial: DPRD Sumsel Sampaikan Laporan Hasil Penelitian pada Rapat Paripurna LXXXVIII
“Korban mengalami dua kali penembakan yang dilakukan tersangka, yang tak lain rekan bisnisnya. Dimana diduga motifnya sakit hati dan jengkel atas permasalahan yang telah didiskusikan keduanya,” ungkap Kombes Pol Harryo.
Karena permasalahan tersebut belum tuntas, lanjut Harryo, diwaktu kejadian tersangka ini kembali bertemu korban disalah satu perumahan di yang ada di Kecamatan Kalidoni kota Palembang.
“Pada akhirnya di Tempat Kejadian Perkara (TKP) tersebut terjadi penembakan. Untuk identitas pelaku sudah kita kantongi, dan sedang kita buru. Pelaku dan korban ini merupakan sama sama petugas keamanan di developer perumahan tersebut,” bebernya.
Baca juga : Nugroho Korban Penembakan di Kalidoni, Tewas Dengan Satu Tembakan Tepat di Kepala
Untuk pelaku sendiri, Kapolrestabes Palembang memberikan Ultimatum kepada untuk segera menyerahkan dirinya dan kepada keluarga agar berkoordinasi kepada tersangka untuk menyerahkannya.
“Saya berikan ultimatum tersangka agar menyerahkan diri secara baik-baik ke Satreskrim Polrestabes Palembang,” tutupnya tegas. (**)











