Musi Rawas, Sumselupdate.com – Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Musi Rawas dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-83 Kabupaten Musi Rawas, Senin (20/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Gedung DPRD Musi Rawas tersebut dihadiri unsur Forkopimda, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat. Momentum ini menjadi ajang refleksi perjalanan panjang pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, Herman Deru menyampaikan bahwa usia 83 tahun Musi Rawas merupakan perjalanan panjang yang penuh dinamika, dengan tantangan berbeda di setiap periode kepemimpinan.
“Yang terpenting adalah semangat kebersamaan dalam membangun daerah ini tidak pernah surut. Selama 83 tahun, kita terus berupaya mendorong percepatan pembangunan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk melihat kembali perjalanan sejarah, mulai dari masa penjajahan hingga era reformasi yang kini memberikan ruang demokrasi dan keterbukaan lebih luas.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi peluang sekaligus tantangan baru yang harus dikelola secara bijak oleh seluruh elemen masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Herman Deru menyoroti pentingnya pembenahan data sebagai dasar perencanaan pembangunan, khususnya terkait angka kemiskinan.
Ia menilai data kemiskinan di Musi Rawas yang berada di kisaran 12 persen perlu dicermati kembali agar sesuai dengan kondisi riil di lapangan.
“Oleh karena itu, pembenahan data menjadi hal yang sangat penting, minimal berbasis Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS),” tegasnya.
Ia meminta seluruh perangkat daerah, termasuk organisasi mitra pemerintah seperti TP PKK, untuk bersama-sama melakukan verifikasi dan validasi data agar kebijakan yang diambil tepat sasaran.
Herman Deru optimistis angka kemiskinan di Musi Rawas dapat ditekan hingga satu digit dengan dukungan pembangunan dan partisipasi masyarakat.
Selain itu, ia mengingatkan pentingnya menghargai perjuangan para pendahulu yang telah membangun fondasi daerah di tengah keterbatasan teknologi dan sarana komunikasi.
Gubernur juga mengapresiasi capaian pembangunan Kabupaten Musi Rawas yang dinilai cukup baik dan berada di atas rata-rata, meskipun memiliki wilayah yang luas.
Ia menegaskan bahwa peringatan hari jadi daerah harus menjadi momentum evaluasi kinerja pembangunan, bukan sekadar seremoni.
Terkait kebijakan efisiensi anggaran, Herman Deru menekankan pentingnya penentuan prioritas program pembangunan secara tepat.
“Efisiensi bukan berarti menghentikan pembangunan, tetapi bagaimana kita mengelola sumber daya secara lebih efektif,” jelasnya.
Ia juga menegaskan Pemerintah Provinsi Sumsel tetap konsisten menjalankan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tanpa perubahan guna menjaga kesinambungan pembangunan.
Sebagai bentuk komitmen, Pemprov Sumsel akan terus memberikan dukungan kepada Kabupaten Musi Rawas, baik melalui kebijakan maupun bantuan pendanaan, agar program prioritas dapat terealisasi secara bertahap.
“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kekompakan dan semangat gotong royong dalam membangun Musi Rawas agar semakin maju dan sejahtera,” tandasnya.
(**)











