Hujan Pengaruhi Omzet Bisnis Cuci Motor

Rabu, 17 Februari 2016

Lubuklinggau, Sumselupadet.com – Curah hujan cukup tinggi yang turun di wilayah Kota Lubuklinggau dan sekitarnya beberapa bulan terakhir berdampak tajam pada penurunan omzet pendapatan pengusaha bisnis cuci mobil dan motor.

Kondisi ini berbanding terbalik pada saat musim kemarau, dimana para pemilik kendaraan banyak memanfaatkan jasa pencuci mobil. “Paling banyak 4 motor sehari yang cuci. Itu pun kebanyakan motor dari arah Curup (Rejang Lebong) yang mau menuju Kota Lubuklinggau,” ujar Ujang, salah satu pencuci motor di Jalan Garuda, Kelurahan Bandung Kanan.

Satu unit motor, dibandrol upah sebesar Rp 10 ribu, sedangkan mobil Rp 20 ribu perunit. “Jika musim kemarau sedikitnya 10 motor yang mau dicuci. Tapi kalau musim hujan memang sepi sekali,” pungkasnya. (And)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.