Pagaralam, Sumselupdate.com — Hujan deras disertai angin kencang mengguyur Kota Pagaralam, Sumatera Selatan, Senin (31/8/2026) sore.
Cuaca ekstrem tersebut memicu sejumlah gangguan di beberapa wilayah. Mulai dari pohon tumbang yang menutup akses jalan, atap rumah warga rusak, genangan di sejumlah ruas jalan hingga aliran listrik padam setelah jaringan terdampak pohon yang roboh.
Hujan deras yang turun saat warga mulai beraktivitas dan pulang ke rumah membuat sejumlah titik di Kota Pagaralam harus mendapat penanganan petugas.
Di beberapa lokasi, genangan air dengan cepat muncul setelah saluran drainase tidak mampu mengalirkan debit air secara maksimal.
Tumpukan sampah yang menyumbat saluran air turut memperparah kondisi. Air kemudian meluber hingga menggenangi sejumlah ruas jalan.
Warga yang berada di sekitar lokasi ikut turun tangan membersihkan sampah dan material yang menyumbat saluran air. Upaya tersebut dilakukan agar aliran kembali lancar dan genangan tidak semakin meluas.
Selain genangan, pohon tumbang menjadi salah satu dampak yang mengganggu aktivitas masyarakat.
Batang dan ranting pohon yang roboh menutup badan jalan sehingga membutuhkan penanganan cepat agar akses kendaraan kembali normal.
Petugas gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Kepolisian langsung turun ke sejumlah lokasi untuk melakukan evakuasi.
Sebagian personel dikerahkan untuk menyingkirkan pohon tumbang dari badan jalan. Petugas lainnya membantu warga yang rumahnya terdampak hujan deras dan angin kencang.
Kabag Ops Polres Pagaralam Kompol Mursal Mahdi MM, mewakili Kapolres Pagaralam AKBP Adam Purbantoro S.I.K., mengatakan personel kepolisian bersama unsur terkait langsung bergerak setelah menerima informasi mengenai dampak cuaca ekstrem.
“Personel kami bersama petugas BPBD langsung bergerak ke lokasi untuk membantu proses evakuasi pohon tumbang dan membantu masyarakat yang terdampak. Prioritas kami adalah memastikan akses jalan kembali terbuka dan kondisi masyarakat dapat segera ditangani,” ujar Mursal.
Menurutnya, pohon tumbang tidak hanya menghambat arus lalu lintas, tetapi juga berpotensi menimbulkan bahaya lain apabila mengenai jaringan listrik.
“Untuk pohon yang tumbang dan menutup jalan, petugas melakukan evakuasi agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat. Kami juga mengimbau warga untuk tetap berhati-hati, terutama ketika hujan deras disertai angin kencang,” katanya.
Sementara itu, sejumlah titik juga mengalami genangan akibat tingginya intensitas hujan. Kondisi tersebut diperparah dengan saluran air yang tersumbat sampah.
Kasubbid Logistik Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Pagaralam Panca Putra SE mengatakan petugas BPBD bersama Kepolisian langsung melakukan penanganan di lokasi terdampak.
“Kami bersama pihak Kepolisian turun langsung melakukan evakuasi pohon tumbang. Selain itu, personel juga kami arahkan untuk membantu warga yang terdampak hujan deras dan angin kencang,” kata Panca.
Ia mengatakan kondisi saluran air menjadi salah satu perhatian karena tumpukan sampah dapat menghambat aliran air ketika hujan dengan intensitas tinggi.
“Warga juga ikut membantu membersihkan sampah yang menutupi aliran air. Ini sangat penting supaya air bisa kembali mengalir dan genangan tidak semakin parah,” ujarnya.
Hingga proses penanganan berlangsung, belum diketahui secara pasti total kerugian material akibat hujan deras dan angin kencang tersebut.
Pendataan masih dilakukan bersamaan dengan proses evakuasi pohon tumbang, pembersihan saluran air serta penanganan warga yang terdampak.
Pantauan di lapangan menunjukkan petugas gabungan berjibaku menangani dampak hujan. Pohon dan ranting yang berserakan disingkirkan dari badan jalan, sementara warga membersihkan lingkungan di sekitar rumah masing-masing.
Peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa hujan deras dapat menimbulkan dampak berantai ketika disertai angin kencang dan kondisi drainase yang tidak optimal.
Kolaborasi petugas dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mempercepat penanganan. Ketika petugas menyingkirkan pohon tumbang dan membantu warga terdampak, masyarakat turut membersihkan saluran air yang tersumbat.
Kecepatan respons petugas dan kepedulian warga menjadi kunci untuk memulihkan kondisi setelah hujan deras melanda Kota Pagaralam.
(**)











