Hipmi OKU Harus Tunjukan Gaungnya Untuk Kemajuan

Senin, 17 Oktober 2016
Drs Johan Anuar saat membuka Muscab Hipmi OKU Raya

Baturaja, Sumselupdate.com -Wakil Bupati OKU Drs Johan Anuar menegaskan sekaligus berharap kiprah dari para pengusaha muda, khususnya yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Ogan Komering Ulu (OKU).

“Selama ini kita belum melihat peranan dari HIPMI OKU. Kalau secara nasional tidak diragukan lagi, tapi bagaimana kiprah HIPMI di OKU sendiri,” ujar Johan, pada sambutannya saat menghadiri Musyawarah Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Muscab HIPMI) Kabupaten OKU, di Gedung SKB Baturaja, Senin (17/10/2016).

Dia menjelaskan, HIPMI merupakan wadah organisasi para pemula/pemuda yang bergerak di bidang usaha. Politisi Partai Golkar ini menilai, mereka yang tergabung di HIPMi jelas masih energik dan memiliki ambisi atau keinginan besar untuk maju.

“Karenanya, kita sangat berharap sekali sebagai mitra pemerintah daerah, ogrnaisasi ini berkiprah dan turut serta meningkatkan pembangunan di OKU,” harapnya.

Lanjut Johan, banyak hal yang bisa dilakukan, terutama dalam mengentaskan kemiskinan dengan menciptakan lapangan pekerjaan. Selain itu, pemikiran dan ide-idenya bisa disandingkan untuk percepatan pembangunan daerah.

“Jangan justru isinya pemuda, tapi tidak ada gaungnya. Kita harus menunjukkan kemampuan dalam membangunan daerah, termasuk organisasi itu sendiri,” katanya.

Untuk itu, dia juga memberikan masukan bagi Pengurus DPC HIPMI OKU, pada Muscab tersebut benar-benar melibatkan pengusaha muda yang mau berorganisasi. Bukan sekedar mencantumkan nama, tapi tidak ada kemampuan dalam berorganisasi.

“HIPMI mendatang harus bisa mengemban tongkat estafet dan berperan mengisi pembangunan guna kemajuan OKU,” imbuhnya.

Selain dihadiri Wabup OKU, dalam acara tersebut terlihat Asisten I Mirdaili SSTP MSI, Asisten II Oktovianus, Kabag Humas dan Protokol Riduan SAg, Kabag Adm Kemasyarakat Tomi SH MSI, Kabag Adm Kesra Kadarisman, dan para pengusaha muda di OKU serta kabupaten tetangga.

Sementara, Ketua DPD HIPMI Sumsel Yudha Pratomo ST MSc PHd menyampaikan, organisasi yang dipimpinnya tersebut menghimpun para pengusahan yang usianya masih di bawah 40 tahun. Jelas hal itu menjadi tantangan dalam diri HIPMI untuk mampu berkiprah dan bersaing dalam dunia usaha. Terutama berkontribusi terhadap pemerintah untuk membangun daerah.

“Karena isinya masih muda-muda, jelas emosinya masih belum bisa terkontrol dan juga suka merajuk. Tapi, seiring perjalanan berorganisasi dapat menjadi kepribadian yang handal dan menjadi generasi siap menghadapi tantangan, baik sebagai pengusaha maupun mitra pemerintah,” tuturnya, sembari berharap kepada pemerintah untuk memaklumi sikap anggota HIPMI.

Sambung Yuda, Muscab HIPMI sendiri merupakan rangkaian menuju Musda yang kepengurusannya akan berakhir Desember mendatang. “Sebelum berakhir masa jabatan, kami lakukan perapian di tingkat cabang. Ada sembilan kabupaten/kota yang sudah dan yang akan berjalan yakni Kabupaten OKU Induk, OKU Selatan dan OKU Timur,” bebernya.

Dia juga berpesan, umumnya tiap penyelenggaraan Muscab, Musda maupun Munas, sedikit memanas. Maka dari itu, Muscab harus dilakukan secara konstruktif dan kritik membangun serta memberi solusi terhadap permasalahan yang muncul. “Kita harus bersatu. Dengan begitu, keberadaan kita akan diperhitungkan dan dapat menjadi besar. Bukan hanya terhadap organisasi, melainkan juga bagi kita pribadi,” tukasnya. (yan)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts