Laporan Haris Widodo
Palembang,Sumselupdate.com – Sungguh miris apa yang dialami Yunisa Anggraini Lubis (31), warga Lorong Kota Baru, Kelurahan Srijaya Negara, Kecamatan Alang-Alang Lebar, Palembang, Sumatera Selatan.
Wanita yang tengah mengandung bayi berusia delapan bulan ini terbaring tak sadarkan diri di Rumah sakit Bhayangkara Palembang.
Yunisa yang rencananya ingin berbelanja di Pasar Palimo justru menjadi korban lakalantas di Jalan Kolonel H Burlian Palembang, Rabu (24/6/2020), sekitar pukul 07.00 WIB.
Korban ditabrak hingga pingsan saat hendak menyeberang dari Jalan Talang Ratu menuju ke Pasar Palimo Palembang.
Kini pengemudi sepeda motor Honda Beat bernomor polisi BG-2313 AKB bernama Andi Yanto (28) saat ini sudah berada di Polrestabes Palembang untuk diminta pertanggujawabannya.
“Dia tadi izin ke saya membawa uang Rp100 ribuuntuk pergi belanja ke pasar. Tau-tau dapet kabar ia di rumah sakit sini,” ujar Suherni (52), seorang kerabat korban saat ditemui di RS Bhayangkara Palembang.
Sementara itu, Dedi, pedagang di sekitar kejadian mengatakan, peristiwa yang dialami korban terjadi pukul 07.00 WIB.
Menurut dia, ibu hamil tersebut hendak menyeberang. Namun saat mendekati median jalan muncul sepeda motor dari dari arah simpang Polda Sumsel menuju ke RS Sit Fatimah Palembang.
Tabrakan tak terelakan. Perempuan malang itu ditabrak hingga jatuh tersungkur dan tak sadarkan diri.
Dokter IGD RS Bhayangkara, Dr Syafrida Harahap mengatakan, saat ini korban dalam keadaan baik. setelah pemerikasaan korban mengalami luka di bagian kepala dan lecet di bagian tubuh lain.
“Korban tadi dibawa kesini dengan kondisi pingsan. Hasilnya dia alami luka di bagin kepala dan janinnya dalam keadaan baik,” katanya.
Dari keterangannya saat ini korban sedang dalam penurunan kesadaran dan rencananya ia akan dirujuk ke Rumah Sakit Siti Khodijah.
Terpisah, Komandan Regu Satu Pos Laka Lantas 602, Aiptu Edwar membenarkan peristiwa laka lantas tersebut.
Menurut dia, baik sepeda motor maupun pengemudinya sudah diamankan di Polrestabes. Sedangkan korban Yunisa mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit. (**)











