Baturaja, Sumselupdate.com – Kecelakaan tunggal yang menewaskan Karmin bin Gundrep (51), warga Desa Agung Jati Jeruju Patok 16, Kecamatan Madang Suku I, Kabupaten OKU Timur, ternyata bukan disebabkan sepeda motornya masuk jurang.
Namun tewasnya Karmin lebih disebabkan tubuhnya tertimpa beban karung beras seberat 300 kilogram.
Kematian korban terungkap berdasarkan hasil analisa Unit Laka Polres OKU.
Kapolsek Peninjauan AKP Rachmat Haji didampingi Aiptu Rohim, Jumat (11/5/2018) malam mengatakan, dari data di lapangan, korban yang merupakan pedagang beras keliling ini, datang dari arah Desa Mendala menuju ke arah Desa Peninjauan.
Saat itu korban mengendarai sepeda motor Honda Revo BG 5074 YY dengan membawa tiga karung beras seberat 300 kilogram.
Diperkirakan sebelum dan sesudah tikungan di jalan tersebut, kondisi jalan berkerikil.
“Besar kemungkinan karena beban berat dan jalan berkerikil sehingga motor oleng dan keluar dari jalur jalan, lalu masuk jurang yang terjal sedalam dua meter,” terang Kapolsek.
Kemudian kata Kapolsek, motor yang dikendarai korban jungkir balik ke depan, dan akhirnya sepeda motor berikut muatannya menimpa korban.
“Korban pertama kali ditemukan oleh warga yang kebetulan lewat dan langsung dilaporkan ke Polsek Peninjauan,” jelasnya.
Berdasarkan catatan medis pihak Puskesmas Peninjauan korban mengalami luka memar di pipi kanan, retak dan patah tertutup tulang iga.
Luka lecet pada lutut kanan dan kiri. “Korban meninggal dunia di TKP sebelum ditemukan warga,” pungkas Kapolsek.
Seperti diberitakan sebelumnya, korban yang merupakan pedagang beras keliling setelah dievakuasi ke Puskesmas Peninjauan, dinyatakan telah meninggal dunia sekitar pukul 09.00. Kemudian, jenazah korban dijemput keluarga untuk dimakamkan. (wid)











