Palembang, Sumselupdate.com – Pemerintah Kota Palembang terus mengkaji ulang masalah program imunisasi massal Measles Rubella (MR), untuk bisa dituntaskan seratus persen di akhir tahun 2018 ini.
Mengingat pentingnya kesehatan dan keselamatan anak-anak dari penyakit tersebut, pihak Pemerintah Kota Palembang menekankan pihak kecamatan dan kelurahan untuk fokus mensosialisasikannya.
Walikota Palembang Harnojoyo mengaku, telah menginstruksikan tim yang ada harus segera menuntaskan imunisasi ini. Khusus Dinas Pendidikan dituntut berperan karena sasaran dari imunisasi MR berada dalam usia 9 bulan sampai kurang dari 15 tahun. Terkait adanya suara penolakan dari sebagian masyarakat, Harnojoyo berharap peranan camat dan dinas terkait.
“Dengan waktu yang tersisa ini, camat harus membantu agar semua bisa terselesaikan dan tercapai, tidak ada alasan lagi. Semua sudah ada kejelasan, mulai dari MUI dan Menteri Kesehatan bahwa imunisasi ini tidak berbahaya. Seharusnya di Kota Palembang ini sudah selesai,” tegas Harnojoyo.
Ia menambahkan, sudah menginstruksikan agar Dinas Pendidikan untuk segera mengumpulkan kepala sekolah agar mengajak dan memberikan keyakinan kepada wali murid untuk memberikan kesediaan anaknya untuk diimunisasi.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Palembang Litizia mengaku sudah bekerja semaksimal mungkin. Namun, ia mengakui ada beberapa kendala yang dihadapi secara langsung,
“Ada penolakan dari orang tua dan sekolah karena ada rasa ketakutan. Meskipun di MUI awalnya ada larangan karena belum ada fatwa yang menjadikannya proses ini lambat, namun untuk sekarang sudah turun fatwa tersebut,” sebut Litiza.
Karena sudah ada instruksi langsung dari Walikota, menurut dia, pihaknya segera melaksanakanya bersama camat dan Dinas terkait. (syd)











