Harga Telur Ayam Meroket, IRT di PALI Dibuat Menjerit

Minggu, 9 Desember 2018

PALI, Sumselupdate.com – Dua minggu mejelang Hari Raya Natal, harga sejumlah komoditi pokok di Pasar Inpres Pendopo Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI mengalami kenaikan. Seperti yang terpantau Minggu (9/12/2018), harga telur ayam Rp22 ribu per kilogram, bahkan dalam empat hari terakhir harganya mencapai Rp24 ribu per kilogram.

Harga tersebut sangat jauh berbeda dibandingkan dua pekan yang lalu harganya hanya Rp 20 ribu per kilogram. Kemudian harganya naik dua minggu menjelang Hari Natal dan Tahun Baru menjadi Rp22 ribu per kilogram dan sekarang harganya sudah mencapai Rp23 ribu-Rp24 ribu per kilogram.

Read More

Kondisi ini sangat dikeluhkan masyarakat Kabupaten PALI, tak terkecuali pedagang martabak telur yang ada di Kecamatan Talang Ubi. “Sudah satu minggu harga telur Rp24 ribu per kilogram. Jelas kami sangat mengeluhkan hal ini, karena omset kami jadi berkurang akibat harga modal yang juga naik, apa lagi mau Natal dan Tahun Baru,” ungkap Nana.

Sebagai IRT dan pedagang ia berharap ada solusi dari Pemerintah Kabupaten PALI untuk bisa kembali menstabilkan harga telur ayam. “Semoga saja Pemkab PALI ada solusinya, karena jangan sampai kondisi ini berlarut-larut yang nantinya bisa merugikan masyarakat,” tukasnya.

Sementara itu, Edi salah satu pedagang di Pasar Inpres Pendopo mengaku bahwa naiknya harga telur ayam itu berasal dari agennya. “Naik dari sana nya, kami disini hanya menjual dan mencari untung sedikit. Katanya sih akibat stok yang sedikit makanya harga telur ayam belum juga turun,” ujarnya. (adj)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts