Harga Minyak Dunia Anjlok, Tapi Subsidi Gas 3Kg Justru Dikurangi

Jumat, 5 Februari 2016
Agus Sutikno

Palembang, Sumselupdate.com

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Selatan (Sumsel) mengkritisi kebijakan pengurangan subsidi tabung gas tiga kilogram.

Read More

Menurut para wakil rakyat ini pemerintah ketinggalan dengan kondisi pasar. Di mana dahulu pemerintah cepat menaikkan harga BBM karena harga minyak dunia naik, namun saat ini kenyataan harga minyak dunia anjlok, justru subsidi tabung gas bakal dikurangi.

“Subsidi itu mendekatkan antara kemampuan dan harga pasar. Harga pasarnya X karena kemampuannya berkurang jadi X min. Min diisi pemerintah. Jadi sekarang jelas harga pasar turun tapi penyesuaian harganya lambat sekali,“ cetus Wakil Ketua Komisi III DPRD Sumsel Agus Sutikno, Jumat (5/2).

Menurut Agus, jika saat ini pemerintah mau mengurangi subsidi tabung gas 3 kilogram pemerintah tinggal menjelaskan harga perolehannya berapa, bea produksi berapa, dan akan ketemu harga ekonominya. “Jadi jangan sekadar mengurangi subsidi saja, menteri ESDM harus jelaskan itu,” kata politisi PPP ini.

Menurutnya, rakyat menggunakan gas elpiji dari minyak tanah itu merupakan program pemerintah. Artinya pemerintah sudah bisa menghitung, jika rakyat pindah dari minyak tanah ke gas berapa harganya.
“Kalau ada indikasi kuat migrasi pindah dari gas 3 kilogram dipindahkan ke-12 kg karena cari keuntungan, itu merupakan urusan pidana jangan kepentingan rakyat jadi beban,” ujarnya.

“Sering solusi pemerintah itu adalah solusi aman di tangan, tidak mau capek-capek. Kalau pengawasannya tetap distributor, agen, dan penyalur harus ketat,” katanya. (erk)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts