Harga Emas Tembus Rp15 Juta per Suku, Gadai di Pegadaian Palembang Meningkat Jelang Ramadhan

Writer: - Kamis, 22 Januari 2026
Lonjakan harga emas membuat layanan gadai emas di Pegadaian Palembang ramai dimanfaatkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan menjelang Ramadhan. (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa)

Palembang, Sumselupdate.com – Animo masyarakat untuk menggadaikan emas di PT Pegadaian Kanwil III Palembang mengalami peningkatan signifikan sejak pekan kedua Januari 2026. Kenaikan ini seiring dengan melonjaknya harga emas perhiasan yang kini menembus Rp15 juta per suku atau setara 6,7 gram.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil III Palembang, Novryandi, mengatakan dibandingkan Desember 2025, jumlah transaksi gadai emas meningkat sekitar 5 persen. Angka tersebut masih berpotensi bertambah jika harga emas terus mengalami kenaikan hingga Februari mendatang.

Read More

“Kenaikan ini dipicu oleh harga emas yang terus naik dan kebutuhan masyarakat yang semakin tinggi. Apalagi menjelang Ramadhan pada pertengahan Februari, biasanya konsumsi dan kebutuhan harian ikut meningkat,” ujar Novryandi.

Ia menjelaskan, emas masih menjadi barang jaminan yang paling diminati masyarakat. Tingginya harga emas membuat warga lebih memilih menggadaikan perhiasan dibandingkan menjualnya secara permanen.

“Paling banyak itu emas. Karena sekarang harga emas terus naik, jadi masyarakat lebih memilih gadai daripada jual,” jelasnya.

Meski demikian, Pegadaian tidak hanya melayani gadai emas. Berbagai skema pinjaman juga tersedia, mulai dari gadai barang elektronik, BPKB kendaraan bermotor, hingga sertifikat tanah dan rumah untuk pinjaman dengan nilai agunan besar.

“Programnya banyak, tetapi yang paling dominan tetap emas karena mayoritas masyarakat memilikinya,” katanya.

Sementara itu, Tina, salah satu nasabah Pegadaian di Palembang, mengaku lebih memilih menggadaikan emas karena prosesnya mudah dan barang jaminan dapat ditebus kembali ketika sudah memiliki dana.

“Persyaratannya gampang, bunganya juga tidak besar. Saya sering gadai untuk menutupi kebutuhan sementara dan memutar uang untuk usaha kecil-kecilan,” ujarnya.

Menurut Tina, menjual emas bukanlah pilihan bijak di tengah tren kenaikan harga saat ini. Ia khawatir tidak mampu membeli kembali emas jika sewaktu-waktu membutuhkan.

“Harga emas sekarang naiknya cepat, bahkan dalam satu hari bisa dua kali. Jadi lebih aman kalau digadai saja,” katanya.

Diketahui, harga emas diprediksi masih akan terus mengalami kenaikan hingga pertengahan 2026. Sejumlah faktor memengaruhi tren tersebut, mulai dari pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), pelemahan nilai tukar rupiah yang kini menyentuh Rp17 ribu per dolar AS, hingga kondisi geopolitik global.

Konflik antarnegara, perang dagang negara adidaya, serta tingginya volatilitas pasar global turut mendorong investor menjadikan emas sebagai aset lindung nilai, sehingga permintaan dan harga logam mulia terus meningkat.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts