PALI, Sumselupdate.com – Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) DR Ir H Heri Amalindo, MM terus mengingatkan kepada masyarakat Bumi Serepat Serasan untuk bersiap menghadapi resesi ekonomi global yang diprediksi akan terjadi pada tahun 2023, seperti yang disampaikan oleh Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani.
Untuk mengantisipasi ancaman itu, Heri Amalindo telah mengambil langkah sebagai upaya menarik minat masyarakat dengan cara bercocok tanam memanfaatkan lahan tidur.
Karena salah satu upaya dalam mengantisipasi ancaman itu adalah bercocok tanam tanaman pangan dengan tidak meninggalkan mata pencaharian utama menyadap karet atau berkebun kelapa sawit yang menjadi profesi sebagian besar warga PALI.
Dalam menarik minat masyarakat untuk bercocok tanam tanaman pangan, langkah yang diambil Heri Amalindo tidak tanggung-tanggung.
Ia pun menyulap halaman kantor Bupati PALI menjadi kebun tanaman pangan seperti ubi kayu, ubi jalar, dan jagung.
Bahkan pada lahan pribadi miliknya, nyaris tak ada lahan yang menganggur, semuanya dimanfaatkan dengan berbagai macam tanaman pangan serta buah-buahan juga ternak unggas.
“Tahun depan diprediksi terjadi resesi ekonomi global. Resesi global ini jauh lebih berbahaya dari pandemi Covid-19,” kata orang nomor satu di Bumi Serepat Serasan saat berada di tempat budidaya jamur tiram miliknya, Minggu (13/11/2022).
Bupati PALI berharap Indonesia terhindar dari ancaman resesi itu, namun tetap harus diwaspadai dengan cara memanfaatkan lahan yang ada untuk ditanami tanaman yang bisa dikonsumsi.
“Kami telah membuat surat edaran untuk semua OPD dan masyarakat agar menanam tanaman pangan, seperti ubi, jagung, kentang dan lainnya. Jangan biarkan ada lahan terbengkalai, kelola dengan baik supaya saat resesi benar-benar terjadi kita punya pasokan makanan,” ajaknya. (adj)











