Palembang, Sumselupdate.com – Pasca tertangkapnya kader Partai Golkar Bupati Kabupaten Banyuasin Yan Anton dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Golkar Sumsel belum memberikan statement apapun. Begitupun juga dengan Partai pengusung seperti PKS saat Pilkada sebelumnya.
Ketua harian Partai Golkar Sumsel, Nasrun Madang, dirinya pribadi dengan jabatan yang dimilikinya belum dapat berkomentar banyak terkait hal di atas. Pihaknya menurut Nasrun hingga kini masih menunggu kepulangan Ketua DPD Golkar Sumsel, H Alex Noerdin, yang tengah berada di luar kota menjalankan tugasnya sebagai Gubernur Sumsel saat ini.
“Masih menunggu Pak Alex pulang dulu kesini. Saya takut nanti salah ngomong ya, nanti saja,” kata Nasrun, saat dijumpai sejumlah Wartawan di gedung DPRD Sumsel, Selasa, (6/9).
Ketika ditanya apakah Alex Noerdin sendiri telah mengetahui akan kejadian tersebut, sambung Nasrun Madang, sepertinya sudah. Karena itu juga statement juga belum bisa dia lontarkan kepada pihak media.” Mungkin saja pak Alex sudah tahu, yang jelas saya belum mau komentar, no comment,” katanya.
Hal serupa juga dikatakan oleh Humas PKS Sumsel yang juga merupakan anggota DPRD Sumsel, Syaiful Padli. Dirinya enggan memberikan komentar saat ditanya bagaimana sikap PKS yang diketahui merupakan salah satu Partai pendukung Yan Anton saat Pilkada Banyuasin lalu.
“Kami belum melakukan koordinasi, dan memang kalau persoalan yang bukan menyangkut wakil rakyat dengan kedudukan saya maka langsung kembali ke DPW,” katanya. (ery)











