Palembang, Sumselupdate.com – Hasil minor secara beruntun yang dialami Sriwijaya FC membawa tim berjuluk Laskar Wong Kito ini berada di ambang degradasi. Setelah tumbang dari Bhayangkara FC pekan lalu, kekalahan atas PSMS Medan 0-3 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) membuat Sriwijaya FC wajib waspada.
Kehilangan tiga poin meski bermain di kandang sendiri, Pelatih Sriwijaya FC, Subangkit masih tidak percaya jika tim berjuluk Ayam Kinantan tersebut membenamkan Laskar Wong Kito di depan publik sendiri.
“Jujur (hasilnya) tidak menyangka. PSMS bermain dengan sepenuh hati, sedangkan kita tidak. Hanya beberapa pemain saja yang bermain menggunakan hati. Selebihnya kehilangan motivasi,” kata Subangkit.
Kondisi ini, secara tidak langsung membuat punggawa Sriwijaya sudah kalah secara tim. Salah satunya, ada beberapa pemain yang tidak melakukan press marking kepada pemain lawan. “Kita terapkan permainan terbuka saat di lapangan, tapi PSMS justru memiliki lebih banyak peluang,” ujarnya.
Menurutnya, kondisi tim sendiri pun diakui bukan pada performa terbaiknya. Dengan skuad seadanya, ditambah permasalahan internal dengan PSSI terkait pemanggilan sejumlah punggawa ke timnas.
“Kita juga tidak bisa menurunkan Goran Garcev dan Hadji karena masih dibekap cedera. Sedangkan Markho Sandy, baru tiba di Palembang, semalam. Jadi kita otomatis kehilangan banyak pemain,” tegasnya.
Sementara, Gelandang Sriwijaya FC Zalnando, memohon maaf kepada seluruh supporter atas hasil yang didapat. “Untuk seluruh masyarakat Palembang, saya belum bisa memberikan kesempatan maksimal. Jadi saya tidak bisa bicara apa lagi,” pungkasnya.
Sementara itu, raihan poin penuh yang didapat PSMS Medan saat bertandang ke Palembang, membuat tim berjuluk Ayam Kinantan ini mempertahankan trend positifnya.
Setidaknya tercatat, dalam empat pertemuan terakhir melawan musuhnya, tim asuhan Peter James Butler belum pernah terkalahkan. Bahkan saat menerima tantangan Sriwijaya FC di pekan ke 26, Frets Butuan dkk mampu bermain apik dan membawa pulang poin penuh ke Medan.
Pelatih PSMS Medan, Peter James Butler mengaku jika permainan anak asuhnya tersebut sudah sangat baik dan sesuai dengan harapan. Peter sendiri telah menginstruksikan kepada tim untuk tetap fokus selama permainan berlangsung mengingat, Hyu Yun Koo dkk memiliki skil dan pola permainan menyerang yang berkualitas.
“Saya tegaskan kepada tim untuk tetap fokus dan jangan terpancing permainan mereka (SFC). Ternyata instruksi saya benar. Banyak serangan kita yang masuk ke lini pertahanan mereka. Di penghujung babak pertama, baru bisa berbuah gol,” kata Peter usai pertandingan.
Butler mengaku akan terus berjuang mendongkrak PSMS Medan menjauh dari zona merah Liga 1 mengingat mereka masih berada di lingkaran tersebut. “Selama dua bulan ini saya tidak mengandalkan gaji. Target saya ingin membawa tim lolos dari degradasi. Itu saja,” katanya.
Sementara, pemain tengah PSMS Medan, Gusti Sandria mengaku jika kemenangan telak atas Sriwijaya ini merupakan kemenangan pertama saat timnya melakoni laga away. “Kita berhasil mencuri poin disini. Semua pemain juga menjalankan intruki pelatih,” tutupnya. (tra)











