Gandeng BPOM, Wawako Palembang Sidak Kantin Sekolah, Ini Hasilnya

Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda dan Kepala BPPOM Kota Palembang, dr Hardanigsi menggelar sidak jajanan sekolah, Kamis (10/10/2019).

Palembang, Sumselupdate.com – Guna memastikan keamanan serta kebersihan jajanan yang ada di sekolah-sekolah, Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda secara langsung inspeksi mendadak (sidak) ke kantin yang ada di beberapa Kota Palembang.

Kegiatan spontanitas itu tak pelak membuat pihak sekolah dan penjual makanan terkejut atas kedatangan Wawako Palembang.

Bacaan Lainnya

Dalam sidak tersebut, petugas BPOM mengambil sejumlah sampel jajanan sekolah untuk dilakukan penelitian.

Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda dan Kepala BPPOM Kota Palembang, dr Hardanigsi menggelar sidak jajanan sekolah, Kamis (10/10/2019).

 

Dalam sidak tersebut, Wawako Palembang Fitrianti Agustinda menegaskan akan menginstruksikan pihak sekolah menutup kantin yang menjual makanan yang mengadung bahan berbahaya untuk kesehatan.

“Jika ada penjual makanan di kantin melakukan kecurangan yang akhirnya mengakibatkan para siswa sakit atau keracunan maka dari pihak sekolah saya intruksikan  untuk menutup kantin tersebut. Hari ini ada dua sekolah yang saya kunjungi SMP Negeri 9 dan SDN 160. Alhamdulilah pada kunjungan ini tidak ditemukan zat berbahaya di kantin, namun tetap saya tegaskan kepada Dinas Pendidikan untuk melakukan dan menegur pihak sekolah untuk agar menjaga kebersihan lingkungan di sekolah khususnya kantinnya,” tegasnya.

Petugas BPOM mengambil sejumlah sampel jajanan sekolah untuk dilakukan pengecekan.

 

Ia juga menambahkan, kegiatan ini akan terus dilakukan ke sekolah-sekolah lain agar kantin-kantin yang ada bisa diketahui kualitas jajananya serta menindak penjual makanan yang nakal.

Di tempat yang sama, Kepala BPPOM Kota Palembang,  dr Hardanigsi mengungkapkan dari enam sampai delapan sampel yang ambil, hasilnya tidak ada yang mencurigakan namun dari BPPOM sendiri akan terus melakukan pengawasan.

“Untuk hasil sampel yang sudah kita cek akan kita kumpulkan sebagai bahan bukti. Ada beberapa produk makanan yang dikemas dan sudah dilakukan uji coba BPPOM tidak lagi kita lakukan uji coba,” katanya. (syd)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.