Hadir dalam rapat ini Ketua tim Kemenko Polhukam, Asdep 4/V Kamtibmas Kemenko Polhukam, Bambang Sugeng, Danrem 044 Gapo yang juga Komandan Satgas Karhutla Sumsel, Kol Inf Kunto Arief Wibowo, SKPD dan stakeholder terkait lainnya di lingkungan Pemprov Sumsel.
Asdep 4/V Kamtibmas Kemenko Polhukam, Bambang Sugeng mengatakan, kunjungannya ini dalam rangka menindaklanjuti analisa dan evaluasi Karhutla Sumsel, langkah langkah yang akan dilakukan ke depan, termasuk langkah penyelesaian kendala yang dihadapi.
Menurut Bambang Sugeng, dari hasil rapat yang dipaparkan Satgas Karhutla Sumsel, semua sudah dilaksanakan dengan baik. Bahkan terkait kendala anggaran yang dihadapi di tahun 2016 diupayakan tidak terulang di 2017, sehingga pencegahan karhutla Sumsel dapat berjalan dengan baik.
“Kita sangat mengapresiasi Satgas Karhutla Sumsel yang telah melakukan evaluasi, pemetaan daerah rawan dan penetapan status siaga darurat sejak Januari 2017,” ungkapnya.
Lebih lanjut Sugeng menyampaikan, perlu diwaspadai bersama bahwa dari perkiraan cuaca tahun 2017 akan sedikit lebih ekstrim dibanding tahun 2016. Namun, ini lebih baik dibandingkan tahun 2015.
“Dampak keberhasilan pencegahan karhutla tahun ini tentu akan memberikan warna pada pelaksanaan Asian Games 2018 mendatang,” ujarnya.
Sementara, Komandan Satgas Karhutla Sumsel, Kol. Inf. Kunto Arief Wibowo mengatakan, di seluruh wilayah Sumsel terdapat 483 Posko Karhutla tersebar di seluruh daerah. Posko tersebut untuk mengantisipasi terjadinya karhutla di Sumsel.











